Tren Harga TBS Sawit dan CPO di Sumatera Utara Pekan Ini: Simak Rincian Lengkap Sesuai Usia Tanam
WartaLog — Dinamika pasar komoditas perkebunan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) kembali menunjukkan fluktuasi yang signifikan pada pertengahan April ini. Setelah sempat mencatatkan performa gemilang dengan menembus angka psikologis Rp 4.000 per kilogram, kini harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dilaporkan mengalami koreksi dan bergerak melandai di sejumlah wilayah produksi.
Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (15/4/2026), grafik harga TBS untuk kategori perusahaan mitra untuk periode 15-21 April 2026 kini bertengger di level Rp 3.949 per kg. Angka ini mencerminkan adanya penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 4.110 per kg. Penurunan ini tentunya menjadi perhatian bagi para pelaku usaha dan petani sawit di Sumut yang terus memantau pergerakan harga pasar global.
Menyongsong Pesta Bola Terbesar Sejarah: Jadwal Lengkap dan Format Baru Piala Dunia 2026
Penyusutan Nilai CPO dan Kenaikan Tipis Harga Kernel
Tak hanya TBS, komoditas Crude Palm Oil (CPO) untuk pasar lokal maupun ekspor juga tak luput dari tren pelemahan. Data internal menunjukkan bahwa harga CPO di Sumatera Utara saat ini dipatok sebesar Rp 15.237 per kg, menyusut cukup dalam dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 16.049 per kg.
Meski demikian, terdapat secercah kabar baik di sektor produk turunan lainnya. Harga kernel atau inti sawit lokal justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan tipis. Saat ini, kernel dibanderol seharga Rp 16.115 per kg, naik dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp 15.946 per kg. Perbedaan tren ini menunjukkan betapa kompleksnya mekanisme pasar komoditas perkebunan saat ini.
Peluang Emas Karier di Bank Sentral: Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Resmi Dibuka
Rincian Harga TBS Berdasarkan Usia Tanaman
Penting bagi para pekebun untuk memahami bahwa penetapan harga tidaklah seragam, melainkan sangat bergantung pada produktivitas yang diukur dari usia tanam. Berikut adalah rincian harga TBS di Sumatera Utara untuk periode 15-21 April 2026:
- Usia 3 Tahun: Rp 3.343
- Usia 4 Tahun: Rp 3.567
- Usia 5 Tahun: Rp 3.688
- Usia 6 Tahun: Rp 3.793
- Usia 7 Tahun: Rp 3.749
- Usia 8 Tahun: Rp 3.886
- Usia 9 Tahun: Rp 3.917
- Usia 10-20 Tahun: Rp 3.949
- Usia 21 Tahun: Rp 3.957
- Usia 22 Tahun: Rp 3.924
- Usia 23 Tahun: Rp 3.865
- Usia 24 Tahun: Rp 3.751
- Usia 25 Tahun: Rp 3.646
Daftar Harga di Berbagai Kabupaten/Kota di Sumut
Selain faktor usia, letak geografis dan biaya logistik di tiap kabupaten juga memengaruhi besaran harga yang diterima petani di lapangan. Berikut adalah gambaran harga TBS di berbagai kabupaten/kota utama di Sumatera Utara:
Bobby Nasution Murka di Tapteng: Semprot Pejabat Terkait Lambannya Penanganan Pasca-Banjir
- Kabupaten Langkat: Rp 3.035
- Kabupaten Deli Serdang: Rp 3.050
- Kabupaten Serdang Bedagai: Rp 3.445
- Kabupaten Simalungun: Rp 3.150
- Kabupaten Batu Bara: Rp 3.160
- Kabupaten Asahan: Rp 3.070
- Kabupaten Labuhanbatu Utara: Rp 3.200
- Kabupaten Labuhan Batu: Rp 3.070
- Kabupaten Labuhanbatu Selatan: Rp 3.180
- Kabupaten Padanglawas Utara: Rp 3.150
- Kabupaten Padanglawas: Rp 3.380
- Kabupaten Tapanuli Selatan: Rp 3.150
- Kabupaten Tapanuli Tengah: Rp 3.200
- Kabupaten Mandailing Natal: Rp 3.315
- Kabupaten Pakpak Bharat: Rp 3.100
Penurunan harga pekan ini diprediksi merupakan bagian dari penyesuaian pasar global terhadap ketersediaan stok dan permintaan dari negara importir. WartaLog akan terus memantau perkembangan ekonomi perkebunan ini guna memberikan informasi akurat bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan di sektor agribisnis.