Ironi Sampah Menumpuk di Drainase Jalan Gurilla Medan, Lokasi Tak Jauh dari Rumah Wakil Wali Kota
WartaLog — Pemandangan kurang sedap tersaji di kawasan Jalan Gurilla, Kota Medan. Tumpukan sampah terlihat menyesaki saluran drainase, menciptakan ancaman nyata bagi kelancaran arus air di wilayah tersebut. Menariknya, titik penumpukan limbah domestik ini berada tak jauh dari kediaman pribadi Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, titik drainase yang tersumbat ini berlokasi di persimpangan Jalan Gurilla dan Jalan Williem Iskandar, tepat di depan sekolah MAN 1 Medan. Berbagai jenis sampah plastik hingga limbah organik tampak memenuhi parit, menghambat aliran air yang seharusnya berfungsi optimal di kawasan padat tersebut.
Keluhan pun datang dari warga sekitar yang mulai merasa cemas akan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Mario, salah seorang penduduk lokal, mengungkapkan bahwa kondisi ini merupakan masalah klasik yang belum tertangani secara tuntas. “Jika sampah-sampah ini dibiarkan begitu saja tanpa pembersihan rutin, saluran air pasti tersumbat total. Dampaknya sudah jelas, kawasan ini akan terus-menerus dikepung banjir,” tuturnya kepada WartaLog, Rabu (15/4/2026).
Aroma Tak Sedap Hantui Jalan Stasiun Medan, Warga Keluhkan Keberadaan TPS di Jantung Kota
Lebih lanjut, Mario menjelaskan bahwa Jalan Gurilla memang sudah lama dikenal sebagai daerah langganan genangan air setiap kali hujan deras mengguyur. Ketinggian air bahkan seringkali mencapai betis orang dewasa, mengganggu mobilitas warga dan merusak kenyamanan. Padahal, pemerintah telah berupaya melakukan perbaikan infrastruktur dengan mengubah permukaan jalan dari aspal biasa menjadi beton. Namun, perbaikan jalan tersebut tampaknya belum diimbangi dengan manajemen perawatan sistem drainase yang memadai.
“Dulu jalannya masih aspal, sekarang sudah beton. Tapi ya sama saja, kalau hujan deras tetap terendam juga. Mungkin karena masalah sampah di parit ini yang tidak kunjung beres,” tambah Mario dengan nada kecewa.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dapat meningkatkan fungsi pengawasan dan melakukan aksi nyata di tingkat lingkungan terkecil. Pengawasan berkala dianggap krusial agar saluran pembuangan air tetap berfungsi sebagaimana mestinya. “Kami berharap fungsi kontrol dari pemerintah dapat ditingkatkan dan lebih sering melakukan program pembersihan secara rutin,” harapnya.
Mengenang Perjuangan RA Kartini 21 April: Apakah Menjadi Hari Libur Nasional di Tahun 2026?
Merespons kegelisahan warga di wilayahnya, Camat Medan Tembung, Muhammad Idris, menyatakan pihaknya telah mengetahui kondisi tersebut. Ia menegaskan akan segera mengambil langkah taktis untuk membersihkan sumbatan sampah di lokasi terkait. “Kami akan segera menindaklanjuti laporan ini untuk melakukan aksi pembersihan di drainase Jalan Gurilla secepat mungkin,” pungkasnya.