Operasi SAR Sungai Belawan Berakhir, Jasad Remaja 16 Tahun Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan

Fajar Ramadhan | WartaLog
15 Apr 2026, 17:53 WIB
Operasi SAR Sungai Belawan Berakhir, Jasad Remaja 16 Tahun Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan

WartaLog — Upaya pencarian intensif selama tiga hari terhadap seorang remaja yang hanyut di aliran Sungai Belawan akhirnya menemui titik terang, meski diselimuti kabar duka. Korban yang diketahui berinisial M Riski (16), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus deras sungai di kawasan Kota Medan, Sumatera Utara.

Kejadian tragis ini bermula pada Senin (13/4/2026), saat korban tengah menikmati waktu dengan mandi-mandi di tepian sungai yang melintasi Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Namun, nahas bagi Riski, arus sungai yang tiba-tiba menguat membuatnya kehilangan kendali dan hanyut terbawa aliran air. Pihak keluarga yang panik segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.

Read Also

Lirik, Chord, dan Makna Mendalam Lagu Batak ‘Ho Do Na Tarpillit’: Janji Setia Pilihan Hati

Lirik, Chord, dan Makna Mendalam Lagu Batak ‘Ho Do Na Tarpillit’: Janji Setia Pilihan Hati

Pencarian Menggunakan Teknologi Canggih

Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas) langsung mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa operasi pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir bantaran sungai sejauh beberapa kilometer.

Tak hanya mengandalkan penyisiran manual, tim juga mengerahkan peralatan modern guna mempercepat proses deteksi. “Tim SAR gabungan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dengan memanfaatkan teknologi aqua eye untuk mendeteksi objek di bawah air serta drone thermal untuk memantau area dari udara,” ungkap Hery pada Rabu (15/4/2026).

Ditemukan 1 Kilometer dari Lokasi Awal

Setelah tiga hari berjibaku dengan kondisi lapangan, tim akhirnya membuahkan hasil pada Rabu pagi sekitar pukul 07.50 WIB. Jasad korban ditemukan dalam posisi mengapung tepat di bawah sebuah jembatan. Titik penemuan ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal tempat korban dilaporkan hilang.

Read Also

Aceh Siaga Darurat! Cuaca Ekstrem Mengancam, Posko Bencana Aktif 24 Jam Hingga 20 April

Aceh Siaga Darurat! Cuaca Ekstrem Mengancam, Posko Bencana Aktif 24 Jam Hingga 20 April

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, mengapung di bawah jembatan setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari,” tambah Hery. Penemuan ini pun langsung menjadi pusat perhatian warga sekitar yang turut memantau jalannya operasi SAR sejak hari pertama.

Segera setelah dievakuasi dari sungai, jasad M Riski langsung dibawa oleh petugas untuk diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Isak tangis menyambut kedatangan jenazah remaja malang tersebut di rumah duka. Pihak berwenang pun mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan saat beraktivitas di sekitar Sungai Belawan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu yang dapat memicu kenaikan debit air secara mendadak.

Read Also

Putusan Bebas Amsal Sitepu Resmi Inkrah, Jaksa Tak Bisa Ajukan Banding Akibat Aturan Baru

Putusan Bebas Amsal Sitepu Resmi Inkrah, Jaksa Tak Bisa Ajukan Banding Akibat Aturan Baru

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *