Babak Baru Kontroversi Nikah Sesama Jenis di Malang: Rey Malawat Klaim Kantongi Bukti Chat, Bantah Kelabui Keluarga Intan
WartaLog — Pusaran polemik pernikahan sesama jenis yang menghebohkan publik Malang dan Batu kini semakin meruncing. Erfastino Reynaldi, sosok yang akrab disapa Rey Malawat, secara tegas menangkis tudingan pihak keluarga Intan Anggraeni yang mengeklaim tidak mengetahui identitas aslinya sebagai seorang perempuan saat melangsungkan nikah siri beberapa waktu lalu.
Rey Malawat Klaim Kantongi Bukti Digital
Dalam keterangannya kepada awak media, Rey menekankan bahwa dirinya tidak berbicara tanpa dasar. Ia mengeklaim telah menyiapkan sejumlah bukti kuat untuk mematahkan narasi bahwa dirinya melakukan pemalsuan identitas demi menikahi Intan. Menurut pandangan Rey, sejak awal perkenalan hingga proses menuju pelaminan, pihak keluarga Intan sebenarnya sudah memahami kondisi yang sebenarnya.
Peluang Emas Mahasiswa! Djarum Beasiswa Plus 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
“Terkait bantahan dari pihak keluarga mereka, saya sebenarnya belum tahu secara detail. Namun, apa yang saya sampaikan adalah kebenaran yang didukung oleh bukti-bukti nyata berdasarkan apa yang benar-benar terjadi,” ungkap Rey dengan nada tenang namun tegas.
Bantah Janji Manis dan Tuduhan Penipuan
Salah satu poin krusial yang diklarifikasi Rey adalah tudingan mengenai iming-iming materi berupa rumah hingga mobil mewah. Rey dengan lugas membantah pernah menjanjikan fasilitas fantastis tersebut untuk memikat hati Intan. Sebaliknya, ia membeberkan fakta bahwa seluruh persiapan pernikahan atau rundown acara justru disusun sendiri oleh pihak Intan, yang menunjukkan adanya kesadaran penuh dalam proses tersebut.
“Tidak ada itu janji-janji rumah atau mobil mewah. Bahkan bukti percakapan yang menunjukkan bahwa dia (Intan) sendiri yang menyusun seluruh jadwal persiapan pernikahan sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian sebagai alat bukti,” tambahnya. Hal ini seolah memutarbalikkan narasi penipuan pernikahan yang selama ini dialamatkan kepadanya.
Drama Pernikahan Sesama Jenis di Malang: Tudingan ‘Mata Duitan’ Hingga Misteri Identitas Palsu
Klarifikasi Isu Kamboja dan Dugaan Perdagangan Orang
Tak hanya soal identitas dan mahar, Rey juga angkat bicara mengenai isu miring yang menyebut dirinya berencana membawa Intan ke Kamboja, yang sempat memicu spekulasi liar mengenai human trafficking. Rey menjelaskan bahwa percakapan mengenai perjalanan tersebut sebenarnya berkaitan dengan rencana pengobatan cedera yang dialami oleh Intan.
“Klarifikasi soal keberangkatan ke Kamboja itu sama sekali tidak ada. Faktanya, saya hanya menanyakan soal jadwal terapi cederanya yang berlokasi di Surabaya, bukan Kamboja. Semua ada bukti chat-nya lengkap, jadi tidak ada sedikit pun niatan buruk seperti yang dituduhkan,” pungkas Rey. Dengan mediasi yang dilaporkan menemui jalan buntu, kasus pernikahan sesama jenis ini tampaknya akan terus bergulir di ranah hukum, mempertemukan dua klaim yang saling bertolak belakang di hadapan penyidik.
Mencetak Pemimpin Masa Depan: ParagonCorp Buka Program Management Trainee 2026 untuk 16 Posisi Strategis