Drama Pernikahan Sesama Jenis di Malang: Tudingan ‘Mata Duitan’ Hingga Misteri Identitas Palsu

Hendra Wijaya | WartaLog
14 Apr 2026, 09:51 WIB
Drama Pernikahan Sesama Jenis di Malang: Tudingan 'Mata Duitan' Hingga Misteri Identitas Palsu

WartaLog — Kisruh pernikahan sesama jenis di Kota Malang yang melibatkan Erfastino Reynaldi (36) alias Rey Malawat dan Intan Anggraeni (28) kini memasuki babak baru yang kian pelik. Alih-alih mereda, drama ini justru berujung pada aksi saling lapor ke pihak kepolisian, dibumbui dengan berbagai klaim kontradiktif yang memicu tanya di tengah publik.

Tudingan Motif Ekonomi di Balik Pelaporan

Rey Malawat secara blak-blakan menyebut bahwa pangkal persoalan yang menyeretnya ke ranah hukum ini adalah masalah finansial. Ia mengklaim bahwa hubungannya dengan Intan selama ini sangat kental dengan kebutuhan uang. Menurut pengakuan Rey, laporan mengenai dugaan pemalsuan identitas yang dilayangkan Intan muncul tepat setelah ia memutuskan untuk menghentikan aliran dana kepada pasangannya tersebut.

Read Also

Transformasi Wisata Bromo: Khofifah Resmikan Jalur Lingkar Kaldera Tengger Demi Keseimbangan Alam

Transformasi Wisata Bromo: Khofifah Resmikan Jalur Lingkar Kaldera Tengger Demi Keseimbangan Alam

“Intan itu, atau Vela, bersama saya hanya karena uang. Ada banyak bukti yang menunjukkan hal itu,” ungkap Rey dalam sebuah wawancara. Ia bahkan mengaku sengaja memindahkan saldonya ke rekening lain untuk melihat reaksi Intan. Benar saja, menurut Rey, setelah empat hari tidak diberikan uang, masalah hukum ini pun mencuat.

Lebih lanjut, Rey mengklaim telah melunasi berbagai utang Intan yang sebelumnya sempat viral. Ia menyatakan memiliki bukti transfer yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari pemenuhan kebutuhan pribadi Intan hingga biaya liburan keluarga dan kerabatnya sejak awal menjalin hubungan pada Februari 2026.

Bantahan Keluarga: Tantangan Bayar Lima Kali Lipat

Di sisi lain, pihak keluarga Intan meradang mendengar tudingan tersebut. Melalui perwakilannya, Eko NS, keluarga menegaskan bahwa kasus pernikahan sesama jenis ini murni soal penipuan identitas, bukan soal materi. Eko bahkan menantang balik Rey untuk membuktikan klaim pemberian uang sebesar Rp 200 juta yang sempat dilontarkan di sebuah siniar.

Read Also

Peluang Emas Mahasiswa! Djarum Beasiswa Plus 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Peluang Emas Mahasiswa! Djarum Beasiswa Plus 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

“Kalau memang benar ada uang Rp 200 juta itu, buktikan. Saya akan bayar kembali lima kali lipat,” tegas Eko. Meskipun mengakui adanya bantuan pembayaran utang dari pihak Rey, Eko menilai nominalnya jauh dari angka fantastis yang diklaim. Pihak keluarga kini tengah bersiap melaporkan balik Rey atas dugaan pencemaran nama baik karena merasa difitnah dengan narasi ‘mata duitan’.

Siapa yang Tahu Identitas Sebenarnya?

Polemik ini semakin runyam saat masuk ke topik identitas Rey. Rey bersikeras bahwa Intan dan keluarganya sudah mengetahui jati dirinya sejak awal. Namun, klaim ini dimentahkan oleh Eko. Pihak keluarga mengaku baru menyadari bahwa Rey adalah seorang perempuan setelah proses pernikahan terjadi.

Read Also

Prahara Pernikahan Sesama Jenis: Mediasi Buntu, Rey Malawat Resmi Laporkan Balik Sang Istri

Prahara Pernikahan Sesama Jenis: Mediasi Buntu, Rey Malawat Resmi Laporkan Balik Sang Istri

“Selama ini kami tahunya dia adalah pria bernama Rey. Kami tidak pernah tahu nama aslinya maupun jenis kelamin aslinya hingga pernikahan itu usai,” kata Eko membalas pernyataan Rey.

Langkah Polisi: Periksa Modin dan Saksi Kunci

Satreskrim Polresta Malang Kota kini bergerak cepat mendalami laporan dugaan pemalsuan dokumen tersebut. Kasat Reskrim AKP Rahmad Aji Prabowo menjelaskan bahwa penyidik tengah melakukan klarifikasi kepada berbagai pihak, termasuk Intan sebagai pelapor. Fokus penyelidikan kini mengarah pada orang tua dan Pak Modin yang bertugas saat pernikahan siri tersebut dilangsungkan.

“Minggu ini kami berencana memeriksa pihak-pihak yang hadir saat akad, terutama orang tua dan modin yang menikahkan mereka,” ujar AKP Rahmad. Saat ini, polisi masih mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi dan dokumen pernikahan siri untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam kriminalitas Malang ini.

Jalur Mediasi yang Buntu

Upaya mediasi sebenarnya sempat dicoba, namun menemui jalan buntu. Rey akhirnya memilih melaporkan balik Intan atas dugaan pencemaran nama baik. Meski sempat terjadi salah sasaran dalam laporan awalnya terhadap pihak media, Rey kini memantapkan langkah hukumnya langsung kepada Intan.

“Saya sebenarnya tidak ingin ini terjadi, tapi karena pihak sana terus memberikan pernyataan yang tidak sesuai fakta dan menolak mediasi, ya sudah kita ikuti saja proses hukumnya,” tutup Rey dengan nada kecewa. Kini, masyarakat Malang tinggal menunggu hasil akhir dari penyelidikan kepolisian untuk mengungkap kebenaran di balik pernikahan yang menggemparkan ini.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *