Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Terjaring OTT KPK
**WartaLog** — Dinamika kepemimpinan di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru yang cukup dramatis. Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara resmi menunjuk Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung. Langkah ini diambil guna menjamin roda pemerintahan tetap berjalan setelah Bupati Gatut Sunu Wibowo tersandung kasus hukum yang ditangani oleh komisi antirasuah.
Kepastian penunjukan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Lilik Pudjiastuti. Ia menyatakan bahwa surat perintah penugasan tersebut telah diserahkan kepada Ahmad Baharudin pada Senin (13/4/2026). “Benar, surat penugasan sebagai Plt Bupati sudah kami serahkan kemarin,” ujar Lilik saat memberikan keterangan kepada media.
Transisi Kepemimpinan di Tengah Badai Hukum
Penunjukan Ahmad Baharudin sebagai Plt Bupati merupakan langkah prosedural yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dalam aturan tata kelola pemerintahan, apabila seorang bupati terjerat masalah hukum atau berhalangan tetap, maka wakil bupati secara otomatis akan mengemban tugas sebagai pelaksana tugas demi menjaga stabilitas pelayanan publik di Tulungagung.
Kedok Anggota Kodim Terbongkar: Pelaku Order Fiktif Nasi Goreng di Tulungagung Berhasil Diringkus
Krisis di kursi nomor satu Tulungagung ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK pada Jumat (10/4/2026) sore. Gatut Sunu Wibowo diamankan atas dugaan tindak pidana pemerasan dan langsung diboyong ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Gatut baru saja memenangkan kontestasi politik belum lama ini.
Jejak Politik dan Retaknya Hubungan ‘GABAH’
Perjalanan politik Gatut Sunu dan Ahmad Baharudin sendiri penuh dengan intrik. Pasangan yang populer dengan akronim “GABAH” ini diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, dan PKS. Pada Pemilu 2024 lalu, mereka sukses menumbangkan petahana Maryoto Birowo dengan perolehan suara signifikan mencapai 297.882 suara atau sekitar 50,72 persen.
Bukan Sekadar Atraksi, Khofifah Tegaskan Reog Ponorogo Adalah Nafas Identitas Bangsa yang Mendunia
Namun, di balik kemenangan besar tersebut, hubungan keduanya dikabarkan sempat mengalami pasang surut. Ahmad Baharudin sempat melontarkan pernyataan yang menyiratkan adanya kurangnya koordinasi dalam internal pemerintahan. Ia mengaku jarang dilibatkan dalam diskusi strategis, terutama mengenai pengisian jabatan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
Kini, dengan ditetapkannya Gatut Sunu sebagai tersangka, beban untuk memulihkan citra pemerintah daerah dan menata kembali birokrasi jatuh sepenuhnya ke pundak Ahmad Baharudin. Publik kini menanti langkah-langkah strategis dari sang Plt Bupati untuk membawa pemerintahan daerah keluar dari bayang-bayang kasus korupsi yang tengah melanda.