Strategi Lolos SNBT 2026: Intip 7 Jurusan ‘Sepi Peminat’ di Universitas Negeri Malang dengan Peluang Besar

Hendra Wijaya | WartaLog
13 Apr 2026, 14:22 WIB
Strategi Lolos SNBT 2026: Intip 7 Jurusan 'Sepi Peminat' di Universitas Negeri Malang dengan Peluang Besar

WartaLog — Menembus ketatnya persaingan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 memerlukan lebih dari sekadar kerja keras; diperlukan strategi yang matang dalam memilih program studi. Salah satu kampus yang selalu menjadi primadona di Jawa Timur adalah Universitas Negeri Malang (UM). Namun, tahukah Anda bahwa di balik ribuan pendaftar yang memadati jurusan-jurusan populer, terdapat beberapa jurusan ‘hidden gem’ yang menawarkan peluang lolos jauh lebih besar karena jumlah peminat yang relatif longgar.

Memilih jurusan dengan tingkat kompetisi rendah bukan berarti menurunkan standar cita-cita. Sebaliknya, ini adalah langkah taktis untuk mengamankan kursi di perguruan tinggi negeri tanpa harus terjebak dalam ‘perang’ kursi yang terlalu berdarah-darah. Berdasarkan analisis data daya tampung terbaru, WartaLog telah merangkum tujuh jurusan di UM yang diprediksi akan menjadi jalur alternatif cerdas bagi Anda di SNBT 2026.

Read Also

Viral Lokomotif Berasap dan Semburkan Api di Surabaya, KAI Daop 8: Fenomena Teknis yang Aman

Viral Lokomotif Berasap dan Semburkan Api di Surabaya, KAI Daop 8: Fenomena Teknis yang Aman

Daftar Jurusan UM dengan Persaingan Lebih Longgar

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai beberapa program studi yang memiliki rasio peminat berbanding daya tampung yang cukup menjanjikan:

1. Pendidikan Seni Pertunjukan

Bagi Anda yang memiliki jiwa artistik dan ingin berkontribusi dalam dunia edukasi seni, jurusan ini adalah pilihan tepat. Pada tahun 2026, UM menyediakan kuota sebanyak 58 kursi. Jika menilik data tahun lalu, pendaftarnya hanya mencapai 116 orang. Artinya, secara statistik, satu kursi hanya diperebutkan oleh dua orang. Peluang yang sangat menggiurkan, bukan?

2. Pendidikan Fisika dan Fisika Murni

Bidang sains seringkali dianggap momok, namun di sinilah peluang muncul. Kedua jurusan ini masing-masing menyediakan 71 kursi. Menariknya, peminat tahun sebelumnya hanya berkisar di angka 121 untuk Pendidikan Fisika dan 123 untuk Fisika Murni. Bagi Anda yang menyukai tantangan logika, menaruh pilihan pada jurusan fisika bisa menjadi tiket emas masuk UM.

Read Also

Bongkar Taktik Licin Mafia Impor, Pakar Ingatkan Bea Cukai Surabaya Waspadai Improvisasi Pelaku Kejahatan

Bongkar Taktik Licin Mafia Impor, Pakar Ingatkan Bea Cukai Surabaya Waspadai Improvisasi Pelaku Kejahatan

3. Pendidikan Bahasa Jerman

Kemampuan bahasa asing adalah investasi masa depan. Meski prospeknya luas, Pendidikan Bahasa Jerman masih memiliki peminat yang relatif sedikit. Dengan kuota 42 kursi, jumlah pendaftar tahun lalu tercatat sebanyak 163 orang. Persaingan di sini jauh lebih rendah dibandingkan jurusan bahasa populer lainnya.

4. Sains Aktuaria

Ini adalah jurusan yang sangat prospektif di industri keuangan dan asuransi. Meskipun sedang naik daun secara global, di UM jurusan ini masih belum terlalu padat. Dengan daya tampung 40 kursi, pendaftarnya tahun lalu hanya sekitar 158 orang. Ini adalah kesempatan langka untuk memasuki bidang elit dengan persaingan yang masih terukur.

5. Pendidikan Kimia

Bagi pecinta eksperimen laboratorium, Pendidikan Kimia menawarkan 66 kursi untuk mahasiswa baru. Dengan jumlah peminat tahun lalu sebanyak 192 orang, rasio persaingannya masih tergolong masuk akal bagi mereka yang telah mempersiapkan diri dengan baik di materi UTBK.

Read Also

Skandal Penyelundupan Komodo: Dari Hutan NTT ke Pasar Gelap via Pipa Paralon

Skandal Penyelundupan Komodo: Dari Hutan NTT ke Pasar Gelap via Pipa Paralon

6. Pendidikan Bahasa Mandarin

Seiring dengan dominasi ekonomi global, lulusan Bahasa Mandarin kini sangat dicari. Namun, kursi yang tersedia di UM sebanyak 36 hanya diperebutkan oleh 236 pendaftar pada periode sebelumnya. Peluang untuk diterima di sini masih sangat terbuka lebar dibandingkan jurusan rumpun soshum lainnya.

7. Sejarah

Seringkali dianggap sebelah mata, jurusan Sejarah di UM sebenarnya memiliki kualitas akademik yang mumpuni. Untuk tahun 2026, tersedia 35 kursi. Meski pendaftarnya mencapai 220 orang, tingkat keketatannya masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan jurusan Psikologi atau Manajemen di kampus yang sama.

Mengapa Memilih Jurusan Kurang Populer?

Penting untuk dicatat bahwa sedikitnya jumlah peminat bukan mencerminkan kualitas pendidikan yang rendah. Banyak faktor yang mempengaruhi, mulai dari kurangnya eksposur informasi hingga persepsi masyarakat yang terbatas pada profesi tertentu. Padahal, lulusan Sains Aktuaria atau Fisika memiliki spektrum karier yang sangat luas di era data seperti sekarang.

Sebagai penutup, WartaLog menyarankan agar para calon mahasiswa tetap menyesuaikan pilihan dengan minat dan bakat pribadi. Strategi memilih jurusan sepi peminat adalah pendukung, namun ketekunan dalam belajar tetap menjadi kunci utama. Selamat berjuang di medan SNBT 2026!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *