Tanjakan Maut Siumbatu: Truk Pasir Gagal Mendaki, Dua Minibus Jadi Korban di Morowali
WartaLog — Jalur lintas utama di Desa Siumbatu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mendadak mencekam saat sebuah insiden kecelakaan beruntun melibatkan tiga unit kendaraan terjadi pada Rabu (15/4/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan penuh pasir dilaporkan kehilangan tenaga saat melintasi tanjakan curam, yang berujung pada tabrakan beruntun dengan kendaraan di belakangnya.
Detik-Detik Truk Kehilangan Tenaga
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WITA ini bermula ketika sebuah dump truck pengangkut material pasir tengah berjuang menaklukkan tanjakan di jalur Jalan Trans Sulawesi. Di tengah upaya mendaki yang berat, mesin truk tersebut tiba-tiba mati total. Kondisi ini membuatnya kehilangan daya dorong dan seketika meluncur mundur tanpa kendali di kemiringan jalan.
Penyamaran Terbongkar! Gadis Asal Lampung Gagal Nikahi Wanita di Sinjai Akibat Mahar Rp 250 Juta
Kasatlantas Polres Morowali, Iptu Ni Nyoman Sukreni, menjelaskan bahwa beban muatan yang berat diduga kuat menjadi pemicu kegagalan mesin saat menghadapi elevasi jalan. “Satu unit dump truck bermuatan pasir sedang berupaya mendaki, namun tiba-tiba kendaraan mengalami masalah teknis, mesin mati, dan tidak mampu menanjak,” ungkap Sukreni dalam keterangannya.
Dua Minibus Tertimpa Beban Berat
Dua unit minibus yang berada tepat di belakang truk tidak memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk menghindar dari pergerakan mundur kendaraan besar tersebut. Akibatnya, benturan keras tidak terelakkan saat bagian belakang truk menghantam kedua kendaraan di belakangnya secara beruntun. Meskipun kerusakan pada bodi kendaraan cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa dramatis ini.
Jejak Sabotase di Balik Kebakaran RSUD Paniai: Rekaman CCTV Ungkap Gerak-Gerik Terduga Pelaku
Pihak kepolisian segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan memastikan arus lalu lintas tetap mengalir. Berdasarkan hasil mediasi di lapangan, kasus kecelakaan ini diputuskan untuk tidak berlanjut ke proses hukum formal.
Penyelesaian Secara Damai dan Kekeluargaan
Alih-alih menempuh jalur pengadilan, para pihak yang terlibat dalam insiden ini sepakat untuk menempuh jalan damai. Pemilik truk secara ksatria menyatakan kesiapannya untuk membiayai seluruh perbaikan kendaraan yang rusak. “Ketiga pihak yang terlibat telah sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Pemilik dump truck bersedia bertanggung jawab penuh atas seluruh kerusakan yang ditimbulkan,” tambah Sukreni.
Saat ini, kendaraan-kendaraan yang terdampak telah diarahkan ke bengkel untuk pendataan kerusakan mendalam dan proses perbaikan. Menutup keterangannya, pihak Satlantas memberikan pesan penting terkait keselamatan berkendara, terutama di wilayah dengan topografi ekstrem seperti Morowali.
Ironi di RS Kemenkes Makassar: Alami Pelecehan Seksual, Petugas Kebersihan Malah Berakhir Dipecat
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi armada dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Pengecekan rutin pada mesin dan sistem pengereman sangat krusial, apalagi saat harus melintasi jalur tanjakan ekstrem guna menghindari insiden serupa di masa depan,” pungkasnya.