Jejak Sabotase di Balik Kebakaran RSUD Paniai: Rekaman CCTV Ungkap Gerak-Gerik Terduga Pelaku

Anisa Putri | WartaLog
15 Apr 2026, 21:51 WIB
Jejak Sabotase di Balik Kebakaran RSUD Paniai: Rekaman CCTV Ungkap Gerak-Gerik Terduga Pelaku

WartaLog — Insiden kebakaran hebat yang menghanguskan bagian dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian menemukan bukti-bukti kuat yang mengarah pada dugaan sabotase atau unsur kesengajaan di balik amuk si jago merah tersebut.

Kapolres Paniai, AKBP Roycke H.F. Betaubun, mengungkapkan bahwa dari hasil penelusuran melalui kamera pengawas (CCTV), teridentifikasi dua orang yang diduga kuat sebagai dalang di balik peristiwa ini. Dalam rekaman tersebut, terlihat rangkaian aktivitas yang tidak wajar sesaat sebelum api berkobar hebat di gedung RSUD Paniai.

Aksi Terencana dalam Dua Rangkaian Peristiwa

Dugaan sabotase ini bermula dari temuan titik api di gudang ruang cleaning service (CS). Berdasarkan rekaman lensa CCTV, seorang wanita yang mengenakan jaket loreng dan baju merah bermotif Bintang Kejora terlihat memasuki ruangan tersebut. Tak lama berselang, seorang saksi berinisial MT menemukan tumpukan kertas yang sengaja dibakar. Beruntung, pada upaya pertama ini, saksi bersama rekan-rekannya berhasil memadamkan api sebelum merambat luas.

Read Also

Tanjakan Maut Siumbatu: Truk Pasir Gagal Mendaki, Dua Minibus Jadi Korban di Morowali

Tanjakan Maut Siumbatu: Truk Pasir Gagal Mendaki, Dua Minibus Jadi Korban di Morowali

“Sayangnya, insiden pertama ini sempat tidak segera dilaporkan kepada petugas. Namun, wanita yang sama kembali terlihat di area nurse station. Kali ini ia mengenakan penutup kepala atau kupluk berwarna merah, kuning, dan hijau untuk memantau situasi,” jelas AKBP Roycke.

Ketegangan meningkat saat wanita tersebut memberikan isyarat tertentu kepada seorang pria yang mengenakan topi rimba (bucket hat) dan kaos merah. Begitu suasana dirasa sepi, pria tersebut menyelinap masuk ke dalam ruang isolasi. Hanya dalam hitungan menit, asap tebal mulai membubung tinggi dan api dengan cepat melahap seluruh isi Gedung Ruang Terpadu.

Barang Bukti dan Proses Penyelidikan

Penyidik dari Polres Paniai telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti krusial telah diamankan untuk keperluan laboratorium forensik, di antaranya:

Read Also

Ironi Akses Kesehatan di Polman: Warga Tandu Lansia 9 KM dan Seberangi 4 Sungai Demi Pengobatan

Ironi Akses Kesehatan di Polman: Warga Tandu Lansia 9 KM dan Seberangi 4 Sungai Demi Pengobatan
  • Sampel sisa material bangunan yang terbakar seperti kayu balok, papan seri, dan atap seng.
  • Sisa tumpukan kertas dan kain pel yang digunakan untuk memicu api.
  • Pecahan keramik serta sisa abu pembakaran dari ruang cleaning service.

Meskipun kerugian material diperkirakan sangat besar, AKBP Roycke memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam tragedi ini. Seluruh pasien berhasil dievakuasi dengan cepat dari ruangan sebelum api meluas. Penyelidikan intensif kini diarahkan untuk mengejar para terduga pelaku yang identitas visualnya telah dikantongi petugas.

Kasus kebakaran di Papua Tengah ini menjadi atensi serius mengingat fasilitas kesehatan merupakan objek vital bagi masyarakat luas. Publik kini menanti langkah tegas kepolisian dalam mengungkap motif di balik aksi sabotase rumah sakit tersebut.

Read Also

Bupati Husniah Janjikan Hadiah Umrah, Pacu Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel

Bupati Husniah Janjikan Hadiah Umrah, Pacu Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *