PSIM Jogja Jadi Tim Paling Hobi Berbagi Poin di Super League, Alarm Bahaya Mulai Berbunyi

Dimas Pratama | WartaLog
13 Apr 2026, 20:54 WIB
PSIM Jogja Jadi Tim Paling Hobi Berbagi Poin di Super League, Alarm Bahaya Mulai Berbunyi

WartaLog — Langkah Laskar Mataram di panggung tertinggi sepak bola tanah air, Super League 2025/2026, tengah menjadi sorotan tajam. Alih-alih melanjutkan tren positif sebagai tim promosi yang sempat mengejutkan, PSIM Jogja kini justru akrab dengan predikat baru sebagai ‘Si Raja Imbang’.

Hingga memasuki pekan ke-27, tercatat armada kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini telah mengoleksi 11 hasil imbang. Angka tersebut menjadi catatan seri terbanyak dibandingkan seluruh kontestan lainnya di musim ini. Secara keseluruhan, PSIM merangkum 9 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 7 kali menelan kekalahan.

Penurunan Performa di Putaran Kedua

Jika menilik ke belakang, performa Ze Valente dan kolega sebenarnya sangat menjanjikan pada putaran pertama. Sebagai tim promosi, mereka sempat merangsek ke posisi lima besar klasemen dengan catatan delapan kemenangan. Namun, memasuki putaran kedua, magis tim asuhan Jean-Paul van Gastel seolah memudar dan kehilangan taringnya di depan gawang lawan.

Read Also

Perjuangan Alfath: Dari Kuli Bangunan di Klaten Hingga Menjadi Mahasiswa Berprestasi di Kampus Biru UGM

Perjuangan Alfath: Dari Kuli Bangunan di Klaten Hingga Menjadi Mahasiswa Berprestasi di Kampus Biru UGM

Dari 10 pertandingan terakhir yang dilakoni di ajang Super League, Laskar Mataram tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan saja. Selebihnya, mereka harus puas berbagi poin dalam lima laga dan dipaksa menyerah di empat laga lainnya. Tren melandai ini mengakibatkan posisi mereka merosot ke peringkat kesembilan dengan total raihan 38 poin.

Alarm Kewaspadaan dari Jean-Paul van Gastel

Melihat situasi tim yang tak kunjung kembali ke jalur kemenangan, sang nakhoda, Jean-Paul van Gastel, melayangkan alarm kewaspadaan bagi anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa posisi PSIM saat ini masih jauh dari zona nyaman dalam peta persaingan liga.

“Saya tidak merasa tim saya kekurangan motivasi, karena faktanya kami memang belum aman. Perolehan poin yang bisa didapat oleh tim lawan masih sangat memungkinkan bagi mereka untuk menyamai posisi kami,” ujar Van Gastel kepada awak media, Senin (13/4/2026).

Read Also

Buntut Polemik Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Resmi Copot Kajari Karo Danke Rajagukguk

Buntut Polemik Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Resmi Copot Kajari Karo Danke Rajagukguk

Kekhawatiran sang pelatih cukup beralasan mengingat dinamika poin di papan tengah menuju bawah yang sangat ketat. Van Gastel berharap Laskar Mataram tetap fokus dan tidak kehilangan semangat juang di sisa musim.

Optimisme Manajemen di Tengah Badai Cedera

Meski performa tim sedang dalam fase sulit, Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno, memilih untuk tetap memberikan dukungan penuh dan optimisme tinggi. Ia menyadari bahwa kedalaman skuad saat ini sedang diuji oleh berbagai kendala teknis.

“Kondisi skuad kami memang sedang tidak dalam kekuatan penuh. Ada beberapa pemain pilar yang harus menepi karena akumulasi kartu merah, dan ada juga yang masih dalam proses pemulihan cedera. Namun, melihat kualitas permainan yang ditunjukkan, saya tetap merasa tenang dan percaya pada tim ini,” tegas Yuliana.

Read Also

Petaka Dapur di Tanjungsari: Rumah Limasan Mbah Karmin Ludes Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor

Petaka Dapur di Tanjungsari: Rumah Limasan Mbah Karmin Ludes Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor

Manajemen berharap dukungan penuh dari para pendukung setia dapat menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk memutus tren negatif dan mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada akhir musim nanti.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *