Strategi Pemkab Bone Perkuat Pelayanan: 138 Formasi CASN 2026 Resmi Diusulkan dengan Prioritas Nakes dan Guru
WartaLog — Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone, Sulawesi Selatan, dalam menata kebutuhan sumber daya manusianya. Menyongsong seleksi penerimaan pegawai mendatang, Pemkab Bone secara resmi telah mengajukan usulan 138 formasi CASN 2026 ke tingkat pusat. Usulan ini diproyeksikan untuk mengisi posisi-posisi vital, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengonfirmasi bahwa seluruh dokumen usulan telah rampung dan dikirimkan sebelum batas waktu yang ditentukan pada akhir Maret lalu. Ia menegaskan bahwa pemilihan formasi ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan berdasarkan pemetaan kebutuhan yang mendesak di lapangan, agar setiap formasi yang tersedia benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Prakiraan Cuaca Makassar 15 April 2026: Langit Berawan Mendominasi, Simak Detail Wilayah Terdampak Hujan
Prinsip Zero Growth: Menambal Celah Pensiun
Satu hal yang menarik dalam rekrutmen kali ini adalah konsistensi Pemkab Bone dalam menerapkan prinsip zero growth. Artinya, penambahan personel baru ini murni dimaksudkan untuk menggantikan para pegawai yang telah memasuki masa purna bakti atau pensiun, sehingga tidak membebani postur belanja daerah secara berlebihan.
“Kami tetap berpegang pada kebijakan zero growth. Angka 138 formasi itu disesuaikan dengan jumlah pegawai yang pensiun. Tujuannya agar ritme birokrasi tetap stabil dan pelayanan publik tidak terganggu akibat kekosongan posisi,” ungkap Andi Asman saat memberikan keterangan.
Meski jumlahnya sudah dipatok, Andi Asman belum bisa merincikan secara detail apakah formasi tersebut nantinya akan dialokasikan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keputusan mengenai pembagian status kepegawaian tersebut sepenuhnya berada di bawah wewenang pemerintah pusat.
Jadwal Cuti Bersama Idul Adha 2026: Simak Rincian Libur Resmi dan Prediksi Tanggalnya
Menanti Verifikasi Kemenpan RB
Saat ini, bola panas berada di tangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Pemkab Bone kini berada dalam posisi menunggu proses verifikasi dan validasi atas usulan yang telah diajukan. Hingga saat ini, belum ada jadwal resmi mengenai kapan seleksi akan dimulai.
Selain fokus pada sektor tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan, mekanisme seleksi tahun ini juga masih menjadi perhatian para tenaga honorer. Ada secercah harapan mengenai peluang transisi bagi PPPK paruh waktu untuk naik status menjadi PPPK penuh waktu, namun hal ini masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pusat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone, Edy Saputra Syam, menambahkan bahwa seluruh proses dilakukan secara terintegrasi melalui sistem digital nasional. Ia mengimbau para calon pelamar untuk tetap bersabar dan tidak mudah percaya pada spekulasi mengenai kuota jabatan sebelum ada pengumuman resmi dari otoritas terkait.
Ironi di RS Kemenkes Makassar: Alami Pelecehan Seksual, Petugas Kebersihan Malah Berakhir Dipecat
“Semuanya dilakukan by system. Kami sudah menyetorkan data sesuai kebutuhan riil di Bone, namun keputusan akhir berapa banyak yang akan disetujui sangat bergantung pada hasil verifikasi tim teknis dari Kemenpan RB dan BKN,” pungkas Edy.