Mengenal Setiawan Budi Cahyono: Sosok Ahli Intelijen yang Kini Nakhodai Kejaksaan Tinggi Bali

Rizky Fauzi | WartaLog
14 Apr 2026, 17:49 WIB
Mengenal Setiawan Budi Cahyono: Sosok Ahli Intelijen yang Kini Nakhodai Kejaksaan Tinggi Bali

WartaLog — Gerbong mutasi di lingkungan Korps Adhyaksa kembali bergerak, membawa nakhoda baru bagi penegakan hukum di Pulau Dewata. Setiawan Budi Cahyono resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, menyusul diterbitkannya Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 pada 13 April 2026. Penunjukan ini menandai babak baru setelah estafet kepemimpinan beralih dari Chatarina Muliana, yang sebelumnya menjabat sejak Oktober 2025.

Rekam Jejak Panjang di Korps Adhyaksa

Lahir pada 7 Januari 1974, Setiawan Budi Cahyono bukanlah orang baru dalam dinamika hukum di Indonesia. Perjalanan kariernya merupakan potret dedikasi yang panjang. Sebelum mendarat di Bali, ia sempat mengasah ketajaman hukumnya di Kejaksaan Negeri Magetan, Jawa Timur. Di sana, ia dikenal sebagai jaksa yang sangat teliti, terutama dalam urusan kelengkapan alat bukti, sebuah prinsip yang kemudian menjadi ciri khas kepemimpinannya.

Read Also

Gagalkan Peredaran Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Polda Bali Ringkus Pengedar di Kawasan Kuta Selatan

Gagalkan Peredaran Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Polda Bali Ringkus Pengedar di Kawasan Kuta Selatan

Kariernya terus menanjak secara signifikan. Pada Juni 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kajati Bengkulu. Tak butuh waktu lama bagi pimpinan untuk melihat potensinya, hingga ia ditarik ke pusat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). Di posisi strategis inilah, Setiawan semakin matang dalam hal pemetaan perkara dan deteksi dini kasus-kasus kakap yang memerlukan analisis mendalam.

Misi Besar di Pulau Dewata

Penunjukan Setiawan sebagai Kajati Bali bukan tanpa alasan. Dengan latar belakang intelijen yang kuat, ia dianggap memiliki sensitivitas tinggi dalam membaca potensi tindak pidana di wilayah dengan dinamika ekonomi dan pariwisata yang kompleks. Kini, publik menanti langkah taktisnya dalam menangani isu-isu krusial di Bali, mulai dari pengawasan proyek strategis hingga pemberantasan mafia tanah yang kerap meresahkan masyarakat lokal maupun investor.

Read Also

Tragedi di Persawahan Semaya: Bocah 11 Tahun di Lombok Timur Tewas Usai Diserang Gerombolan Anjing Liar

Tragedi di Persawahan Semaya: Bocah 11 Tahun di Lombok Timur Tewas Usai Diserang Gerombolan Anjing Liar

Transparansi dan Laporan Kekayaan

Sebagai pejabat publik, Setiawan juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK per tahun 2024, total kekayaan yang dilaporkannya mencapai angka Rp1.833.000.000. Kekayaan tersebut didominasi oleh aset tidak bergerak dan koleksi kendaraan pribadi.

Berikut adalah rincian profil kekayaan Setiawan Budi Cahyono:

  • Tanah dan Bangunan: Memiliki aset senilai Rp1.510.000.000 di Kabupaten/Kota Malang seluas 300 meter persegi.
  • Alat Transportasi dan Mesin: Total nilai mencapai Rp298.000.000, yang terdiri dari:
    • Mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2012 (Rp155 juta)
    • Mobil Daihatsu Taft Jeep tahun 1997 (Rp98 juta)
    • Motor Yamaha BDJ MT tahun 2022 (Rp27 juta)
    • Motor Yamaha 865 tahun 2017 (Rp18 juta)
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp6.500.000
  • Kas dan Setara Kas: Rp18.500.000

Dengan rekam jejak yang solid di bidang intelijen dan pengelolaan aset yang transparan, kehadiran Setiawan Budi Cahyono diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus memperkuat integritas penegakan hukum di Kejaksaan Tinggi Bali.

Read Also

Petaka Malam di Sekotong: Turis Skotlandia Kehilangan Motor dan Harta Benda Senilai Rp 142 Juta Saat Berkemah

Petaka Malam di Sekotong: Turis Skotlandia Kehilangan Motor dan Harta Benda Senilai Rp 142 Juta Saat Berkemah

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *