Kemenangan Telak Atas Timor Leste Bukan Akhir, Kurniawan Dwi Yulianto Tuntut Garuda Muda Fokus Hadapi Malaysia
WartaLog — Euforia kemenangan besar empat gol tanpa balas atas Timor Leste di ajang Piala AFF U-17 tidak lantas membuat nakhoda tim, Kurniawan Dwi Yulianto, merasa puas. Alih-alih membiarkan anak asuhnya terhanyut dalam perayaan, pelatih yang akrab disapa “Si Kurus” ini justru langsung mengalihkan radar fokus untuk mempersiapkan strategi matang menjelang laga krusial kontra Malaysia.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Senin (14/4/2026) malam tersebut memperlihatkan dominasi total Skuad Garuda Muda. Pesta gol Indonesia disumbangkan melalui aksi gemilang Putu Ekayana yang mencetak dua gol (brace), disusul kontribusi apik dari Ridho dan Dava Yunna. Meski menang meyakinkan, Timnas Indonesia U-17 diingatkan bahwa tantangan sesungguhnya masih membentang di depan mata.
Samuel Jalani Sidang Perdana, Tabir Kelam Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina Mulai Terungkap
Menanamkan Mentalitas Baja di Skuad Muda
Sejak awal menukangi tim nasional kelompok umur ini, Kurniawan memang dikenal sangat vokal mengenai aspek psikologis pemain. Baginya, teknik di lapangan harus dibarengi dengan ketangguhan mental yang tidak mudah goyah. Hal inilah yang menjadi rahasia di balik performa impresif Indonesia saat melumat Timor Leste.
“Sejak pertama kali tim ini terbentuk, fokus utama saya bukan sekadar taktik, melainkan pola pikir dan kekuatan mental pemenang. Ini adalah nilai fundamental yang tidak bosan-bosannya kami tanamkan kepada setiap pemain agar mereka tidak pernah merasa cepat puas,” ujar eks pelatih Sabah FC tersebut saat ditemui tim WartaLog seusai laga.
Drama Baru ‘Suami Ternyata Perempuan’ di Malang: Rey Klaim Terpaksa Menikah karena Ancaman Bunuh Diri
Pantang Remehkan Harimau Malaya
Laga berikutnya diprediksi akan berjalan lebih sengit. Indonesia dijadwalkan menjamu rival abadi, Malaysia, di lokasi yang sama pada Kamis (16/4/2026). Meskipun Malaysia baru saja menelan kekalahan pahit 0-4 dari Vietnam di partai perdana mereka, Kurniawan enggan memandang lawan sebelah mata.
Ia memahami betul dinamika pembinaan pemain muda di Negeri Jiran dan menganggap kekalahan Malaysia bukanlah cerminan kualitas asli tim tersebut. Rasa hormat tetap diberikan kepada pasukan asuhan Muhammad Shukor tersebut demi menjaga kewaspadaan tingkat tinggi.
“Malaysia memang kalah di laga pembuka, namun bukan berarti mereka bisa dianggap remeh. Saya tahu persis bagaimana proses pembentukan tim mereka. Kami tetap memberikan respek penuh dan siap bertarung habis-habisan untuk mengamankan tiga poin penuh di laga Piala AFF U-17 selanjutnya,” tegas Kurniawan dengan nada optimis.
Pupus Sudah Harapan Gelar, Indonesia Pulang Tangan Hampa dari Kejuaraan Asia 2026
Kini, publik sepak bola tanah air menantikan apakah konsistensi dan disiplin yang ditekankan Kurniawan mampu membawa Garuda Muda terbang lebih tinggi dan menundukkan perlawanan Harimau Malaya di laga yang selalu sarat gengsi tersebut.