Skenario Palsu Penemuan Bayi di Madina Terbongkar, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Sejoli
WartaLog — Misteri di balik laporan penemuan sesosok bayi di sebuah pondok sunyi di Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, akhirnya menemui titik terang. Bukan sebuah aksi penelantaran oleh orang tak dikenal, peristiwa yang sempat menggemparkan warga Mandailing Natal (Madina) tersebut ternyata hanyalah sebuah sandiwara yang dirancang oleh pasangan kekasih berinisial DAS dan DP.
Motif di balik rekayasa cerita ini pun terungkap. Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, DAS dan DP nekat membohongi publik karena dihantui rasa takut yang luar biasa jika hubungan mereka dan kehadiran sang buah hati diketahui oleh orang tua masing-masing.
Skenario di Balik Pondok Tua
Kasi Humas Polres Mandailing Natal, AKP Megawati, dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa bayi perempuan yang sebelumnya dilaporkan sebagai temuan tersebut merupakan anak kandung dari kedua pelaku. Pasangan ini diketahui menjalin hubungan asmara namun belum terikat dalam mahligai pernikahan yang sah secara hukum maupun agama.
Menyongsong Pesta Bola Terbesar Sejarah: Jadwal Lengkap dan Format Baru Piala Dunia 2026
“Motif utamanya adalah ketakutan. Mereka panik karena bayi tersebut lahir di luar nikah dan belum siap menghadapi reaksi keluarga,” ujar AKP Megawati pada Senin (13/4/2026). Rasa panik inilah yang memicu mereka untuk menyusun skenario palsu seolah-olah menemukan bayi malang tersebut terlantar di sebuah pondok pada Sabtu (11/4/2026).
Kronologi Pengungkapan Kebohongan
Sandiwara bermula saat sejoli ini melaporkan penemuan bayi berusia sekitar dua hari dengan tali pusar yang masih menempel. Polisi yang menerima laporan tersebut segera bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi sang bayi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, ketajaman penyelidikan petugas mulai mengendus kejanggalan. Penelusuran berlanjut hingga ke Klinik Prima Sehat, di mana catatan medis menunjukkan bahwa seorang perempuan berinisial DAS baru saja melahirkan bayi perempuan di klinik tersebut pada Jumat (10/4/2026) malam.
Tragedi Simpang Kantor: Mahasiswi di Medan Tewas Usai Terlindas Truk, Sopir Kini Ditahan
Dihadapkan pada bukti-bukti yang kuat, DAS tidak dapat mengelak lagi. Ia akhirnya mengakui bahwa bayi tersebut adalah darah dagingnya sendiri hasil hubungan dengan DP. Sang kekasih pun setali tiga uang; ia mengakui keterlibatannya dalam merancang drama penemuan bayi tersebut guna menutupi aib di mata orang tua mereka.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Guna meredam gejolak sosial dan mempertimbangkan masa depan sang bayi, pihak kepolisian mengambil langkah mediasi. Polisi mempertemukan kedua belah pihak keluarga di Mapolres Madina untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan ini.
Hasil dari mediasi tersebut, kedua keluarga sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Meski sempat memicu kegaduhan di masyarakat, fokus utama saat ini adalah memastikan kesejahteraan bayi dan legalitas hubungan kedua orang tuanya di masa depan.
Reformasi Jeruji Besi: Komisi XIII DPR RI Beri Apresiasi Tinggi atas Progres Nyata Kementerian Imipas