Penemuan Jasad Bayi dalam Kardus Gegerkan Warga Barombong Gowa, Polisi Selidiki Pelaku
WartaLog — Suasana pagi di kawasan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak berubah menjadi mencekam setelah warga menemukan sesosok mayat bayi laki-laki yang tergeletak di dalam sebuah gerobak. Jasad bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah kardus yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya sendiri.
Kapolsek Barombong, Iptu Chaidir, mengonfirmasi kabar memilukan ini kepada tim media. “Benar, telah ditemukan sebuah kardus berisi jasad bayi berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ungkapnya pada Senin (13/4).
Kronologi Penemuan Jasad di Jalan Sapiria
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan ini bermula ketika warga yang melintas di Jalan Sapiria, Kecamatan Barombong, mencium aroma tidak sedap sekitar pukul 08.30 WITA. Rasa penasaran membawa warga menuju sebuah gerobak, di mana ditemukan sebuah boks plastik berwarna merah dengan penutup putih yang mencurigakan.
Sinopsis Golden Job: Ketika Misi Kemanusiaan Berubah Menjadi Skandal Emas dan Pengkhianatan Berdarah
Setelah diperiksa lebih lanjut, boks tersebut ternyata berisi sebuah kardus yang dibalut kantong plastik merah dan kain sarung. Di dalamnya, terbujur kaku jasad bayi yang kondisinya sudah mulai membusuk. Kejadian ini sontak memicu kerumunan warga di lokasi kejadian yang merasa geram sekaligus prihatin dengan aksi keji tersebut.
“Pihak kepolisian segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan adanya temuan tersebut di wilayah Benteng Somba Opu pagi tadi,” tambah Iptu Chaidir menjelaskan respons cepat jajarannya terhadap kasus kriminal di Gowa ini.
Penyelidikan Intensif oleh Pihak Kepolisian
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman serius terkait kasus bayi dibuang ini. Kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau menyengat mengindikasikan bahwa bayi tersebut kemungkinan besar telah meninggal dunia selama beberapa waktu sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Mamuju: Berawal dari Ancaman Parang, 5 Mobil Tangki Modifikasi Disita Polisi
Terkait motif maupun asal-usul sang bayi, Iptu Chaidir menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kepastian apakah bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap atau ada motif lain yang melatarbelakanginya. Saat ini, kepolisian tengah fokus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan mencari petunjuk mengenai siapa orang tua yang tega melakukan tindakan tidak manusiawi tersebut.
Beberapa langkah hukum yang telah diambil oleh kepolisian antara lain:
- Mengevakuasi jasad bayi ke Biddokkes Polda Sulsel untuk dilakukan proses autopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
- Menginterogasi sejumlah saksi mata yang pertama kali berada di lokasi penemuan.
- Menganalisis rekaman video amatir milik warga untuk mencari petunjuk tambahan terkait jejak pelaku.
Tragedi ini menjadi sorotan tajam bagi masyarakat setempat. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terdengar suara isak tangis dan kecaman dari warga terhadap pelaku. Penemuan penemuan mayat ini menambah daftar kelam kasus pembuangan bayi yang memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat dan pihak keamanan.
Skandal Napi Korupsi ‘Ngopi’ di Kendari: Rutan Selidiki Dugaan Rapat Terselubung Supriadi dengan Pengusaha