Nias Selatan Diguncang Gempa Magnitudo 3,6 Malam Ini, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi

Fajar Ramadhan | WartaLog
13 Apr 2026, 23:19 WIB
Nias Selatan Diguncang Gempa Magnitudo 3,6 Malam Ini, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi

WartaLog — Getaran bumi kembali menyapa wilayah pesisir barat Pulau Sumatera. Pada Senin (13/4/2026) malam, masyarakat di Kabupaten Nias Selatan dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik yang terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat tenang.

Berdasarkan data resmi yang dihimpun tim redaksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lindu tersebut berkekuatan magnitudo 3,6. Peristiwa alam ini tercatat terjadi tepat pada pukul 22:23:06 WIB, memberikan kejutan singkat bagi warga di ujung selatan Pulau Nias tersebut.

Detail Lokasi dan Kedalaman Gempa

Hasil analisis geofisika menunjukkan bahwa episenter gempa Nias Selatan terletak pada koordinat geografis 0,16 Lintang Utara dan 98,21 Bujur Timur. Lokasi pusat getaran ini berada di laut, tepatnya berjarak sekitar 64 kilometer arah tenggara dari Nias Selatan.

Read Also

Geger Video Injak Al-Quran di Lebak, Dua Wanita Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Penistaan Agama

Geger Video Injak Al-Quran di Lebak, Dua Wanita Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Penistaan Agama

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah kedalaman gempa yang tergolong dangkal, yakni hanya 10 kilometer di bawah permukaan laut. Meskipun berada di kedalaman dangkal, kekuatan magnitudo yang tidak terlalu besar membuat dampak guncangan tidak dirasakan secara destruktif di daratan.

Penyebab dan Potensi Tsunami

Pihak BMKG memberikan penjelasan teknis mengenai fenomena ini. Disebutkan bahwa pemicu utama guncangan malam ini adalah adanya aktivitas subduksi lempeng di wilayah perairan Sumatera. Karakteristik ini memang lumrah terjadi di sepanjang zona subduksi yang membentang di sisi barat pulau tersebut.

“Gempa terjadi akibat aktivitas subduksi,” tulis BMKG dalam keterangan resminya yang diterima redaksi. Kabar baiknya, otoritas terkait dengan cepat mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemodelan yang dilakukan, gempa bumi ini tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami.

Read Also

Tragedi Penganiayaan Bripda NS: Kapolda Kepri Minta Maaf dan Janjikan Sanksi PTDH bagi Pelaku

Tragedi Penganiayaan Bripda NS: Kapolda Kepri Minta Maaf dan Janjikan Sanksi PTDH bagi Pelaku

Himbauan untuk Masyarakat

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun jatuhnya korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Kehidupan masyarakat di Sumatera Utara secara umum tetap berjalan normal, namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang kerap beredar di media sosial pasca-gempa. Pastikan setiap informasi yang diterima bersumber dari kanal resmi pemerintah atau media terpercaya guna menghindari kepanikan yang tidak perlu.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *