Aksi Tak Senonoh Pedagang Tahu Bulat di Depok: Nekat Pamer Kelamin Berujung Penjara
WartaLog — Suasana tenang di Gang Bakti, Pancoran Mas, Depok, mendadak gempar akibat ulah tak terpuji seorang pedagang tahu bulat berinisial DA. Bukannya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, pria ini justru harus berurusan dengan aparat penegak hukum setelah nekat melakukan aksi eksibisionis di hadapan pembelinya sendiri.
Insiden memilukan ini terjadi pada Sabtu sore (11/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat dua orang warga berinisial IA dan GS berniat membeli tahu bulat yang dijajakan pelaku. Namun, saat proses transaksi berlangsung, DA justru melakukan tindakan asusila dengan memamerkan alat vitalnya kepada kedua korban secara sengaja.
Saksi Mata dan Reaksi Cepat Keluarga Korban
Beruntung, aksi bejat DA tidak luput dari pengamatan. Seorang saksi mata berinisial R yang berada di lokasi melihat dengan jelas perbuatan menyimpang tersebut. Tanpa menunda waktu, R segera mengadukan apa yang disaksikannya kepada orang tua korban. Kabar tentang pelecehan seksual ini pun memicu respon cepat dari pihak keluarga.
Mengungkap Alasan di Balik Rehabilitasi Selebgram Medan yang Terjerat Kasus Vape Narkoba
Orang tua korban yang tidak terima buah hatinya mendapatkan perlakuan tak pantas langsung melacak keberadaan pelaku. DA akhirnya ditemukan saat sedang asyik berjualan di kawasan Jalan Kampung Serab, Kota Depok. Pelaku kemudian langsung digiring kembali ke lokasi kejadian (TKP) untuk dikonfrontasi sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.
Penanganan oleh Polsek Pancoran Mas
Pihak kepolisian yang menerima laporan warga segera bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan adanya penangkapan terhadap oknum pedagang tahu bulat tersebut.
“Benar, pelaku telah diamankan setelah diduga melakukan aksi eksibisionis kepada pembeli. Perbuatan tersebut sempat disaksikan oleh saksi di lapangan sebelum akhirnya dilaporkan,” ujar AKP Made Budi dalam keterangannya pada Minggu (12/4/2026).
Nias Selatan Diguncang Gempa Magnitudo 3,6 Malam Ini, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi
Kini, DA telah dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk menjalani pemeriksaan intensif. Tim Opsnal dan Pawas SPKT telah mengamankan pelaku guna mencegah potensi amuk massa serta untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kasus ini menambah deretan panjang gangguan kriminalitas asusila yang meresahkan masyarakat di ruang publik.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para orang tua untuk lebih waspada dan terus mengawasi lingkungan sekitar, terutama saat anak-anak berinteraksi dengan orang asing di area pemukiman.