Bongkar Mafia BBM Subsidi di Mamuju: Berawal dari Ancaman Parang, 5 Mobil Tangki Modifikasi Disita Polisi

Anisa Putri | WartaLog
13 Apr 2026, 16:21 WIB
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Mamuju: Berawal dari Ancaman Parang, 5 Mobil Tangki Modifikasi Disita Polisi

WartaLog — Praktik kotor penyelewengan BBM subsidi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya terbongkar melalui sebuah drama yang tak terduga. Pihak kepolisian berhasil mengamankan lima unit kendaraan yang telah dimodifikasi secara khusus untuk menampung solar dalam jumlah besar, sebuah temuan yang bermula dari kasus kriminal yang sama sekali berbeda.

Rentetan Penangkapan di Wilayah Belang-belang

Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju melakukan operasi pengamanan di wilayah Belang-belang, Kecamatan Kalukku, sepanjang periode 11 hingga 13 April 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menyita tiga unit truk dan dua unit minibus yang secara kasat mata tampak biasa, namun memiliki tangki penyimpanan yang telah dirombak sedemikian rupa guna melansir bahan bakar.

Read Also

Menilik Status Libur Hari Kartini 21 April 2026: Simak Aturan dan Kalender Libur Nasional Terbaru

Menilik Status Libur Hari Kartini 21 April 2026: Simak Aturan dan Kalender Libur Nasional Terbaru

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat empat orang terlapor yang sedang menjalani pemeriksaan intensif. Menariknya, salah satu dari terlapor diketahui memiliki dua kendaraan sekaligus yang digunakan untuk operasi ilegal ini.

“Nyanyian” Tersangka Pengancaman Menjadi Pintu Masuk

Terungkapnya jaringan pelansir ini bak sebuah plot film kriminal. Pengungkapan bermula ketika polisi menangkap seorang pria berinisial IS (56). Sebelumnya, IS sempat menjadi buah bibir lantaran melakukan aksi nekat mengancam seorang karyawati SPBU menggunakan parang hanya karena persoalan barcode solar yang ditolak.

Setelah diringkus, IS rupanya memilih untuk membeberkan informasi krusial mengenai keberadaan para pemain besar yang selama ini mengeruk keuntungan dari penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi di kawasan Belang-belang. Berkat petunjuk dari IS, tim kepolisian berhasil melacak keberadaan armada mobil modifikasi yang kerap meresahkan tersebut.

Read Also

Jadwal MPL ID S17 Week 4: Menanti Duel Panas ONIC vs Team Liquid ID dan Misi Bangkit Sang Raja

Jadwal MPL ID S17 Week 4: Menanti Duel Panas ONIC vs Team Liquid ID dan Misi Bangkit Sang Raja

Modus Operandi: Barcode dan Penimbunan Skala Besar

Cara kerja para pelaku terbilang cukup licin. Mereka memanfaatkan sistem barcode untuk mengisi BBM di berbagai SPBU secara bergantian agar tidak memicu kecurigaan. Dengan modifikasi mobil yang memiliki kapasitas tangki ekstra, mereka mampu menimbun ratusan liter solar hanya dalam hitungan hari.

“Skenarionya adalah mengumpulkan puluhan hingga ratusan liter setiap harinya. Setelah stok terkumpul dalam jumlah banyak, solar tersebut kemudian dijual ke salah satu perusahaan dengan harga komersial,” jelas Iptu Herman Basir.

Hingga saat ini, Unit Tipidter Satreskrim Polresta Mamuju masih terus mendalami identitas dan peran masing-masing dari empat pemilik kendaraan tersebut. Langkah hukum tegas sedang dipersiapkan untuk memutus rantai mafia bahan bakar yang selama ini merampas hak masyarakat yang membutuhkan subsidi pemerintah.

Read Also

Aturan Baru Powerbank di Kabin Pesawat: Batasan Kapasitas hingga Larangan Penggunaan Selama Penerbangan

Aturan Baru Powerbank di Kabin Pesawat: Batasan Kapasitas hingga Larangan Penggunaan Selama Penerbangan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *