Siasat Licik Wanita Lampung Nyamar Jadi Pria di Sinjai: Bermula dari Cinta Virtual Berujung Pelecehan

Anisa Putri | WartaLog
13 Apr 2026, 14:53 WIB
Siasat Licik Wanita Lampung Nyamar Jadi Pria di Sinjai: Bermula dari Cinta Virtual Berujung Pelecehan

WartaLog — Sebuah drama penyamaran yang mencengangkan publik pecah di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Santi (22), seorang wanita asal Lampung, kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksi nekatnya menyamar sebagai pria demi mendekati seorang remaja putri berusia 13 tahun berakhir dengan dugaan tindak pelecehan seksual yang memilukan.

Sandiwara Identitas Melalui Aplikasi Kencan

Kisah ini bermula dari dunia maya. Pada Januari 2026, Santi mulai merajut komunikasi dengan korban melalui sebuah aplikasi kencan. Untuk memuluskan niatnya, ia menciptakan alter ego bernama ‘Rifki’, sosok pria fiktif yang digunakannya untuk mencuri hati sang gadis ABG. Hubungan jarak jauh yang intens membuat Santi nekat menempuh perjalanan jauh dari Provinsi Lampung menuju Bumi Panrita Kitta, sebutan bagi Kabupaten Sinjai.

Read Also

Prakiraan Cuaca Makassar 15 April 2026: Langit Berawan Mendominasi, Simak Detail Wilayah Terdampak Hujan

Prakiraan Cuaca Makassar 15 April 2026: Langit Berawan Mendominasi, Simak Detail Wilayah Terdampak Hujan

Tidak sendirian, Santi memboyong rekannya, Sintia, yang juga melakukan palsukan identitas dengan menyamar sebagai pria bernama Rei. Keduanya tiba di Kecamatan Sinjai Borong pada Selasa (7/4) malam dengan satu tujuan: melamar korban dan membawanya ke jenjang pernikahan sesama jenis yang terselubung.

Terganjal Mahar dan Aksi Brutal di Balik Pintu Kamar

Awal kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga korban. Namun, niat Santi untuk meminang korban terganjal oleh tradisi setempat. Kepala Desa setempat, Abdul Rauf, mengungkapkan bahwa nenek korban sempat meminta uang panai atau mahar pernikahan sebesar Rp 250 juta. Karena tidak sanggup memenuhi tuntutan tersebut, rencana pernikahan pun buntu.

Meski lamaran gagal, Santi dan rekannya tetap diizinkan menginap karena berdalih tidak memiliki kerabat di Sinjai. Di sinilah situasi berubah menjadi kelam. Saat malam kian larut dan korban hendak beristirahat, Santi masuk ke kamar korban dan melakukan tindakan agresif. Dengan mata tertutup jaket, korban mengalami kekerasan fisik berupa cekikan dan benturan kepala ke tembok sebelum akhirnya dilecehkan secara seksual.

Read Also

Strategi Jitu Daftar DTSEN 2026: Panduan Lengkap Online & Offline Agar Bansos Tepat Sasaran

Strategi Jitu Daftar DTSEN 2026: Panduan Lengkap Online & Offline Agar Bansos Tepat Sasaran

Kedok Terbongkar oleh Kecurigaan Warga

Insting warga sekitar terhadap gelagat kedua ‘tamu’ tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah muncul kecurigaan mengenai identitas asli mereka, warga bersama perangkat desa melakukan interogasi mendalam. Melalui koordinasi dengan pihak keluarga di Lampung, terungkap fakta mengejutkan bahwa Rifki dan Rei sebenarnya adalah perempuan tulen.

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, mengonfirmasi bahwa kasus ini kini telah ditangani secara serius. “Berdasarkan hasil interogasi terhadap korban dan sejumlah saksi, diduga kuat telah terjadi tindak pidana pelecehan yang dialami korban,” jelasnya kepada tim redaksi.

Konsekuensi Hukum Penyamaran Identitas

Kini, Santi dan rekannya harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Selain dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur, keduanya juga terancam jeratan hukum terkait penipuan identitas. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk lebih waspada terhadap interaksi anak di dunia digital, terutama yang melibatkan orang asing dari aplikasi kencan.

Read Also

Menelisik Peredaran Gelap 96 Ribu Obat ‘Y’ di Makassar: Pemicu Begal yang Berhasil Digagalkan

Menelisik Peredaran Gelap 96 Ribu Obat ‘Y’ di Makassar: Pemicu Begal yang Berhasil Digagalkan

Pihak kepolisian Sinjai memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas guna memberikan keadilan bagi korban yang kini tengah dalam pendampingan untuk memulihkan trauma psikisnya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *