Medan Rabu Walk-In Interview: Ribuan Pelamar Bersaing, Pemkot Targetkan Serap 1.000 Tenaga Kerja
WartaLog — Langkah progresif Pemerintah Kota Medan dalam memfasilitasi para pencari kerja mulai membuahkan hasil nyata. Melalui program rutin bertajuk “Medan Rabu Walk-In Interview”, harapan baru bagi masyarakat yang ingin segera terjun ke dunia profesional kini terbuka lebar setiap pekannya.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Tercatat sebanyak 1.058 pelamar telah mengikuti rangkaian proses wawancara langsung yang digelar oleh berbagai perusahaan mitra di setiap hari Rabu. Dari total peserta tersebut, sebanyak 30 orang telah dikonfirmasi diterima bekerja, sementara ratusan lainnya masih menunggu hasil proses seleksi yang sedang berjalan.
Target Besar Serapan Tenaga Kerja Lokal
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, mengungkapkan bahwa program ini merupakan komitmen serius pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Ibu Kota Sumatera Utara tersebut. Hingga pertengahan April 2026, agenda ini telah sukses dilaksanakan sebanyak lima kali.
Tragedi di Puncak Leuser: Pendaki Binjai Kris Biantoro Akan Dimakamkan di Jalur Pendakian
“Angka 30 orang yang diterima itu adalah tahap awal, karena proses kurasi dan seleksi di tingkat internal perusahaan masih berlangsung. Kami memiliki target ambisius untuk menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja melalui inisiatif ini,” ujar Ramaddan saat dikonfirmasi pada Rabu (15/4/2026).
Program yang digagas sebagai bagian dari visi strategis Wali Kota Medan ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap lowongan kerja yang kredibel. Dengan mempertemukan perusahaan dan kandidat secara tatap muka, hambatan birokrasi dalam mencari pekerjaan dapat dipangkas secara signifikan.
Perlindungan dan Ekspansi Karier Internasional
Selain memperkuat pasar kerja domestik, Disnaker Medan juga aktif memfasilitasi warganya untuk meniti karier di luar negeri melalui jalur resmi. Tercatat hingga Februari 2026, sebanyak 460 pekerja migran telah diberangkatkan menuju Malaysia dan beberapa negara tujuan lainnya melalui prosedur yang sah.
KPK Resmi Tahan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terkait Skandal Pemerasan dan Mafia Proyek
Langkah prosedural ini diambil sebagai bentuk proteksi negara untuk mencegah praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kerap mengintai para pencari kerja. Dengan skema yang legal, hak-hak para tenaga kerja luar negeri dapat terjamin sepenuhnya.
Pemerintah Kota Medan berharap sinergi antara sektor swasta dan publik ini terus terjaga dengan baik. Ke depannya, diharapkan semakin banyak warga Medan yang mendapatkan kepastian masa depan lewat proses seleksi kerja yang transparan, kompetitif, dan mudah dijangkau oleh semua kalangan.