Drama Menit Akhir di Sidoarjo: Australia Susah Payah Bongkar Tembok Kokoh Singapura
WartaLog — Stadion Gelora Delta di Sidoarjo menjadi saksi bisu betapa alotnya perjuangan tim nasional Australia U-17 saat berhadapan dengan pertahanan gerendel Singapura dalam lanjutan grup AFF U-17 2026. Australia, yang semula diprediksi akan menang mudah, justru harus memeras keringat hingga detik-detik terakhir sebelum akhirnya mampu mengamankan poin penuh dengan skor tipis 1-0 pada Selasa (14/4/2026).
Kebuntuan yang Melelahkan
Sepanjang jalannya laga, skuad muda Australia terus berupaya membongkar lini belakang Singapura yang tampil sangat disiplin. Berbagai skema serangan dilancarkan, namun penyelesaian akhir yang terburu-buru serta ketangguhan kiper lawan membuat skor kacamata bertahan nyaris hingga peluit panjang berbunyi.
Drama baru memuncak ketika pertandingan memasuki masa injury time. Di saat laga tampak akan berakhir imbang, Luke Becvinovski muncul sebagai pahlawan bagi Australia U-17. Pada menit ke-90+5, ia berhasil memanfaatkan celah kecil di pertahanan lawan untuk mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan dramatis bagi timnya.
Peluang Karier BPJS Ketenagakerjaan April 2026: Rekrutmen Strategis bagi Lulusan Baru
Pujian Carl Veart untuk Militansi Singapura
Pelatih Australia, Carl Veart, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa lawannya. Menurutnya, Singapura berhasil menjalankan strategi bertahan dengan sangat solid yang memaksa anak asuhnya bekerja ekstra keras di lapangan.
“Mereka benar-benar membuat permainan menjadi sangat sulit bagi kami. Sikap pantang menyerah dan kerja keras yang ditunjukkan pemain Singapura sangat luar biasa. Saya harus memberikan kredit penuh atas usaha yang mereka tunjukkan malam ini,” ujar pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Pelajaran Mental bagi Tim Socceroos Muda
Selain aspek taktis, Veart menekankan bahwa hasil pertandingan ini menjadi tamparan keras sekaligus pelajaran berharga mengenai kesiapan mental. Ia menilai meremehkan lawan bisa berakibat fatal dalam turnamen kompetitif seperti ini.
Mengenal Raden Adipati Djojo Adiningrat: Sosok Progresif di Balik Perjuangan RA Kartini
“Pertandingan ini menunjukkan kepada para pemain kami bahwa tanpa kesiapan mental yang matang, kami bisa terperangkap dalam situasi yang sangat sulit. Itulah yang terjadi di lapangan tadi, sebuah ujian karakter yang sangat nyata,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Australia tetap menjaga asa di papan atas klasemen, sementara Singapura U-17 meski kalah, telah membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata dalam kancah sepak bola Asia Tenggara.