Aksi Brutal WNA Prancis di Gym Denpasar: Korban Dipukul Saat Sedang Treadmill
WartaLog — Suasana tenang di sebuah pusat kebugaran di kawasan Denpasar Barat mendadak berubah mencekam setelah seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis diduga melakukan aksi penganiayaan secara membabi buta. Korban, yang sedang asyik berolahraga, menjadi sasaran kekerasan fisik tanpa alasan yang jelas.
Peristiwa yang menghebohkan member pusat kebugaran tersebut menimpa seorang pria lokal berinisial I Gusti AIG (34). Pelaku diketahui merupakan pemuda berkebangsaan Prancis berinisial RK (25). Insiden ini terjadi di IOWA Gym, yang berlokasi di Jalan Pura Demak I, Denpasar Barat, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.
Kronologi Penyerangan Mendadak
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, kejadian bermula saat korban datang sendirian ke lokasi sekitar pukul 07.30 Wita. Tanpa menaruh curiga, AIG langsung menuju lantai dua untuk melakukan sesi pemanasan di atas mesin treadmill.
Langkah Strategis Pemprov NTB: 256 Desa Diguyur Dana Hingga Rp 500 Juta Melalui Program Desa Berdaya
Namun, saat peluh mulai membasahi tubuh, tiba-tiba RK datang menghampiri. Tanpa ada adu mulut sebelumnya, pelaku langsung mencengkeram pundak korban dan melayangkan pukulan keras ke arah kepala dengan tangan kanannya. Serangan mendadak ini membuat korban terkejut dan berusaha melindungi diri.
“Korban sempat mencoba menepis serangan tersebut, namun karena kehilangan keseimbangan saat menghindar, ia akhirnya terjatuh. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung bergegas meninggalkan lokasi kejadian,” ungkap Iptu Adi dalam keterangan resminya kepada tim WartaLog.
Aksi Kejar-kejaran Hingga ke Jalan Batanta
Tak terima dengan perlakuan kasar tersebut, AIG yang dalam kondisi terluka sempat berusaha mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga ke kawasan Jalan Batanta. Namun, karena kondisi fisik yang melemah akibat luka dan kelelahan, korban terpaksa menghentikan pengejarannya.
Drama di GBLA: Meski Tumbang, Bali United Jadi Tim Pertama yang Obrak-Abrik Pertahanan Persib
Beruntung, seorang rekan korban segera memberikan bantuan dan membawanya kembali ke area gym. Kakak korban kemudian melarikannya ke RS Bali Med Denpasar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, guna kepentingan penyelidikan dan visum yang lebih mendalam, korban akhirnya dirujuk ke RS Prof. Ngoerah (Sanglah).
Akibat serangan tersebut, AIG mengalami luka robek atau lecet sepanjang 1,5 sentimeter di pelipis kiri serta mengeluhkan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Ironisnya, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa antara korban dan pelaku sama sekali tidak saling mengenal.
Pelaku Berhasil Diamankan
Pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan penganiayaan ini. Saat ini, RK telah diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik tindakan nekatnya tersebut.
Berkah Car Free Night Lombok Barat: UMKM Lokal Raup Omzet Jutaan Rupiah di Taman Kota Giri Menang
“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Denpasar Barat dan masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh tim penyidik,” tutup Iptu Adi. Kasus ini menambah daftar panjang ulah WNA di Bali yang kerap meresahkan warga lokal, dan diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak imigrasi dan kepolisian setempat.