Aksi Brutal WNA Prancis di Gym Denpasar: Korban Dipukul Saat Sedang Treadmill

Rizky Fauzi | WartaLog
15 Apr 2026, 11:20 WIB
Aksi Brutal WNA Prancis di Gym Denpasar: Korban Dipukul Saat Sedang Treadmill

WartaLog — Suasana tenang di sebuah pusat kebugaran di kawasan Denpasar Barat mendadak berubah mencekam setelah seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis diduga melakukan aksi penganiayaan secara membabi buta. Korban, yang sedang asyik berolahraga, menjadi sasaran kekerasan fisik tanpa alasan yang jelas.

Peristiwa yang menghebohkan member pusat kebugaran tersebut menimpa seorang pria lokal berinisial I Gusti AIG (34). Pelaku diketahui merupakan pemuda berkebangsaan Prancis berinisial RK (25). Insiden ini terjadi di IOWA Gym, yang berlokasi di Jalan Pura Demak I, Denpasar Barat, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Kronologi Penyerangan Mendadak

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, kejadian bermula saat korban datang sendirian ke lokasi sekitar pukul 07.30 Wita. Tanpa menaruh curiga, AIG langsung menuju lantai dua untuk melakukan sesi pemanasan di atas mesin treadmill.

Read Also

Pesona Varuna Bali: Menikmati Teater Bawah Air Pertama di Indonesia Sambil Bersantap Mewah

Pesona Varuna Bali: Menikmati Teater Bawah Air Pertama di Indonesia Sambil Bersantap Mewah

Namun, saat peluh mulai membasahi tubuh, tiba-tiba RK datang menghampiri. Tanpa ada adu mulut sebelumnya, pelaku langsung mencengkeram pundak korban dan melayangkan pukulan keras ke arah kepala dengan tangan kanannya. Serangan mendadak ini membuat korban terkejut dan berusaha melindungi diri.

“Korban sempat mencoba menepis serangan tersebut, namun karena kehilangan keseimbangan saat menghindar, ia akhirnya terjatuh. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung bergegas meninggalkan lokasi kejadian,” ungkap Iptu Adi dalam keterangan resminya kepada tim WartaLog.

Aksi Kejar-kejaran Hingga ke Jalan Batanta

Tak terima dengan perlakuan kasar tersebut, AIG yang dalam kondisi terluka sempat berusaha mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga ke kawasan Jalan Batanta. Namun, karena kondisi fisik yang melemah akibat luka dan kelelahan, korban terpaksa menghentikan pengejarannya.

Read Also

Kesaksian Warga Pantai Nipah di Sidang Pembunuhan Mahasiswi Unram: Tak Pernah Ada Begal!

Kesaksian Warga Pantai Nipah di Sidang Pembunuhan Mahasiswi Unram: Tak Pernah Ada Begal!

Beruntung, seorang rekan korban segera memberikan bantuan dan membawanya kembali ke area gym. Kakak korban kemudian melarikannya ke RS Bali Med Denpasar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, guna kepentingan penyelidikan dan visum yang lebih mendalam, korban akhirnya dirujuk ke RS Prof. Ngoerah (Sanglah).

Akibat serangan tersebut, AIG mengalami luka robek atau lecet sepanjang 1,5 sentimeter di pelipis kiri serta mengeluhkan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Ironisnya, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa antara korban dan pelaku sama sekali tidak saling mengenal.

Pelaku Berhasil Diamankan

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan penganiayaan ini. Saat ini, RK telah diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik tindakan nekatnya tersebut.

Read Also

Lonjakan Permintaan Sapi Kurban, NTB Desak Penambahan Armada Kapal ke Kementerian Perhubungan

Lonjakan Permintaan Sapi Kurban, NTB Desak Penambahan Armada Kapal ke Kementerian Perhubungan

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Denpasar Barat dan masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh tim penyidik,” tutup Iptu Adi. Kasus ini menambah daftar panjang ulah WNA di Bali yang kerap meresahkan warga lokal, dan diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak imigrasi dan kepolisian setempat.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *