Drama di GBLA: Meski Tumbang, Bali United Jadi Tim Pertama yang Obrak-Abrik Pertahanan Persib

Rizky Fauzi | WartaLog
13 Apr 2026, 15:50 WIB
Drama di GBLA: Meski Tumbang, Bali United Jadi Tim Pertama yang Obrak-Abrik Pertahanan Persib

WartaLog — Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi bisu pertarungan sengit penuh drama saat tuan rumah Persib Bandung menjamu Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/2026, Minggu (12/4/2026). Meski harus pulang dengan kepala tertunduk akibat kekalahan tipis 2-3, skuad Serdadu Tridatu justru pulang dengan membawa catatan sejarah baru yang belum pernah dilakukan tim lain musim ini.

Kekalahan ini memang menyisakan luka bagi tim asal Pulau Dewata, namun efektivitas lini serang mereka patut diacungi jempol. Bali United resmi menjadi tim tamu pertama yang mampu menyarangkan lebih dari satu gol ke gawang Maung Bandung di hadapan pendukung fanatiknya. Rekor ini sekaligus meruntuhkan keangkeran GBLA yang selama ini dikenal sebagai benteng yang sulit ditembus bagi lawan-lawan Persib Bandung. Terakhir kali jaring gawang Persib bergetar lebih dari sekali di kandang sendiri adalah saat menjamu Borneo FC pada 5 Desember 2025 silam.

Read Also

Aksi Kemanusiaan Ji Chang Wook di Kupang NTT: Bangun Sekolah PAUD Megah di Tengah Realita Gaji Guru Rp100 Ribu

Aksi Kemanusiaan Ji Chang Wook di Kupang NTT: Bangun Sekolah PAUD Megah di Tengah Realita Gaji Guru Rp100 Ribu

Kebanggaan Johnny Jansen di Tengah Kekecewaan

Menanggapi capaian tersebut, juru taktik Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan perasaan yang campur aduk. Di satu sisi, ia bangga dengan keberanian anak asuhnya dalam mendobrak dominasi tuan rumah, namun di sisi lain ia tetap menyesalkan hasil akhir yang tak berpihak.

“Selama ini, tidak ada tim yang sanggup mencetak lebih dari satu gol saat bertamu ke markas Persib. Namun, malam itu kami membuktikan bahwa kami mampu melakukannya,” ujar Jansen dalam keterangannya, Senin (13/4/2026). Jansen menilai anak asuhnya tampil eksplosif dan sukses mematahkan rekor pertahanan kokoh yang selama ini dibanggakan kubu lawan.

Dewi Fortuna Belum Berpihak

Laga tersebut sejatinya bisa berakhir dengan cerita yang berbeda jika faktor keberuntungan berpihak pada Bali United. Johnny Jansen membeberkan bahwa timnya nyaris mencetak lebih banyak gol andai bola tidak membentur tiang gawang. Tercatat, ada tiga peluang emas yang digagalkan oleh tiang gawang, menambah rasa frustrasi bagi tim tamu yang sudah tampil all-out.

Read Also

Perisai Kesehatan Tamu Allah: 680 Calon Jemaah Haji Bali Jalani Vaksinasi Wajib

Perisai Kesehatan Tamu Allah: 680 Calon Jemaah Haji Bali Jalani Vaksinasi Wajib

“Kami memberikan tekanan yang luar biasa kepada Persib sepanjang pertandingan. Dengan performa seperti itu, kami seharusnya layak membawa pulang minimal satu poin dari Bandung,” tegas pelatih asal Belanda tersebut dengan nada penuh keyakinan terhadap kualitas permainan timnya.

Fokus Tatap Laga Kontra Malut United

Kini, Bali United harus segera membasuh luka dan mengalihkan fokus untuk menatap jadwal Super League berikutnya. Kekalahan di Bandung menjadi pelajaran berharga untuk membenahi koordinasi permainan sebelum menjamu lawan berikutnya.

Fokus utama skuad Serdadu Tridatu kini tertuju pada laga pekan ke-28 menghadapi Malut United. Pertandingan tersebut dijadwalkan akan dihelat di markas kebesaran mereka, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 19 April mendatang. Dukungan suporter lokal diharapkan mampu menjadi suntikan semangat tambahan agar Bali United kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi di tangga klasemen.

Read Also

Pijar Dupa Berujung Petaka: Warung Sembako di Karangasem Hangus, Uang Tunai Rp 200 Juta Jadi Abu

Pijar Dupa Berujung Petaka: Warung Sembako di Karangasem Hangus, Uang Tunai Rp 200 Juta Jadi Abu

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *