Kamboja Tekuk Brunei di AFF U-17 2026, Khek Khemrin: Kemenangan yang Membosankan!

Hendra Wijaya | WartaLog
14 Apr 2026, 22:49 WIB
Kamboja Tekuk Brunei di AFF U-17 2026, Khek Khemrin: Kemenangan yang Membosankan!

WartaLog — Sidoarjo menjadi saksi drama lapangan hijau yang unik di matchday kedua Grup C Piala AFF U-17 2026. Meski berhasil mengantongi tiga poin penuh, pelatih kepala Timnas Kamboja, Khek Khemrin, justru melontarkan komentar mengejutkan usai laga kontra Brunei Darussalam di Stadion Gelora Delta, Selasa (14/4/2026). Alih-alih merayakan euforia, ia justru menilai pertandingan tersebut berjalan sangat monoton.

Kemenangan tipis 1-0 Kamboja atas Brunei ditentukan oleh aksi Sok Kryya Ly yang berhasil menggetarkan jala lawan pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang didominasi oleh penguasaan bola tim berjuluk Angkor Warriors tersebut. Namun, dominasi itu ternyata tidak memberikan kepuasan bagi sang juru taktik.

Read Also

Krisis Gas Melon di Magetan: Harga Meroket ke Rp 27 Ribu, Warga Terpaksa Berburu hingga Luar Kota

Krisis Gas Melon di Magetan: Harga Meroket ke Rp 27 Ribu, Warga Terpaksa Berburu hingga Luar Kota

Taktik Parkir Bus Jadi Kambing Hitam

Khek Khemrin mengungkapkan bahwa jalannya laga kehilangan estetika sepak bola karena strategi bertahan total yang diterapkan oleh lawan. Menurutnya, Brunei Darussalam hampir tidak memberikan ruang bagi timnya untuk mengembangkan skema serangan yang dinamis.

“Dari sudut pandang saya, pertandingan ini mungkin terlihat sangat membosankan. Hal ini terjadi karena Brunei menumpuk hampir sepuluh pemain di area pertahanan mereka sendiri sepanjang laga,” ujar Khemrin dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Kondisi ini membuat aliran bola lebih banyak berputar di lini tengah tanpa banyak ancaman berarti yang tercipta di babak kedua.

Soroti Penurunan Konsentrasi Pemain

Selain mengkritik gaya bermain lawan, Khemrin juga memberikan catatan evaluasi yang tajam untuk internal Timnas Kamboja. Ia menyoroti aspek mentalitas dan fokus para pemain muda yang dianggap menurun jika dibandingkan dengan penampilan mereka pada laga sebelumnya.

Read Also

Duel Klasik Piala AFF U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Malaysia di Gresik

Duel Klasik Piala AFF U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Malaysia di Gresik

“Secara taktis, tidak ada perbedaan yang mencolok jika dibandingkan saat kami melawan Singapura. Namun, di laga kali ini, saya melihat anak-anak kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial,” jelasnya. Ia menekankan bahwa efektivitas permainan harus segera dibenahi jika ingin melangkah lebih jauh di turnamen AFF U-17 2026.

Kemenangan ini memang menjaga asa Kamboja di persaingan fase grup, namun pekerjaan rumah besar menanti staf pelatih. Khemrin dituntut untuk menemukan formula yang tepat dalam membongkar pertahanan berlapis, sekaligus menjaga agar para pemainnya tetap waspada hingga peluit panjang berakhir.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *