Tragedi Jalan Prawirosadir: Mobil Operasional MBG Hantam Pasutri Lansia di Tuban hingga Luka Parah

Hendra Wijaya | WartaLog
14 Apr 2026, 18:21 WIB
Tragedi Jalan Prawirosadir: Mobil Operasional MBG Hantam Pasutri Lansia di Tuban hingga Luka Parah

WartaLog — Sebuah insiden memilukan mewarnai implementasi program sosial di wilayah Tuban. Satu unit mobil operasional milik Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sendang 2 Senori yang tergabung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), terlibat kecelakaan hebat di Jalan Prawirosadir, Desa Leran, Kecamatan Senori pada Selasa siang.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil bernomor polisi B 9232 SCL dengan sebuah sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia. Korban diketahui bernama Rahmad (65), warga asli Desa Leran, yang saat itu tengah memboncengkan istrinya menuju ladang sawah mereka.

Kronologi Kejadian: Nekat Menyalip di Tikungan

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim di lapangan, peristiwa bermula ketika mobil operasional MBG melaju dari arah utara dengan kecepatan yang cukup tinggi. Saat melintasi ruas jalan yang menikung tajam, pengemudi mobil diduga memaksa untuk menyalip dua kendaraan di depannya.

Read Also

Jejak Kelam Lutfi Afandi: Drama Pelarian 7 Tahun Sang Notaris dalam Skandal AJB Rp 4 Miliar

Jejak Kelam Lutfi Afandi: Drama Pelarian 7 Tahun Sang Notaris dalam Skandal AJB Rp 4 Miliar

“Posisi jalannya menikung, tapi mobil MBG itu tampak memaksakan diri menyalip kendaraan lain. Padahal korban dari arah selatan sudah berada di pinggir jalan, tapi tetap saja tertabrak dari depan,” ungkap Rofiudin, salah seorang saksi mata yang menyaksikan langsung detik-detik benturan tersebut.

Suara benturan yang keras seketika memecah keheningan desa, terutama bagi warga yang tengah bersiap menunaikan ibadah salat zuhur. Warga yang berada di musala terdekat langsung berhamburan keluar untuk memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban.

Situasi Sempat Memanas di Lokasi

Kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) sempat menegang. Emosi warga tersulut melihat kondisi pasutri lansia tersebut, dan sempat terjadi gesekan dengan sopir mobil operasional tersebut. Beruntung, perangkat desa setempat sigap menenangkan massa sehingga situasi tidak berujung pada aksi main hakim sendiri.

Read Also

Transformasi Wisata Bromo: Khofifah Resmikan Jalur Lingkar Kaldera Tengger Demi Keseimbangan Alam

Transformasi Wisata Bromo: Khofifah Resmikan Jalur Lingkar Kaldera Tengger Demi Keseimbangan Alam

Bait, warga lain yang turut mengevakuasi korban, membeberkan bahwa luka yang diderita kedua lansia tersebut cukup mengkhawatirkan. “Istri Pak Rahmad mengalami luka parah di kedua kakinya, sementara Pak Rahmad sendiri diduga mengalami luka dalam yang cukup serius,” terangnya.

Kedua korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada Singgahan menggunakan ambulans milik Pemerintah Desa Leran untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga sore hari, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut masih berada di lokasi dengan kondisi mobil mengalami kerusakan di bagian bumper depan serta kaca retak, sementara motor korban ringsek tak berbentuk.

Penanganan oleh Pihak Kepolisian

Kanit Gakkum Polres Tuban, Iptu Eko Sulistiyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kecelakaan di Tuban tersebut. Saat ini, tim Satlantas Polres Tuban bersama Polsek Senori tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Read Also

Drama Baru ‘Suami Ternyata Perempuan’ di Malang: Rey Klaim Terpaksa Menikah karena Ancaman Bunuh Diri

“Benar, kami sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat. Saat ini anggota masih berada di rumah sakit untuk memantau kondisi korban dan mengumpulkan data lebih lengkap,” tegas Iptu Eko saat dikonfirmasi media.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengemudi kendaraan operasional layanan publik agar tetap mengedepankan aspek keselamatan di jalan raya, terutama saat melintasi jalur pedesaan yang sempit dan berkelok.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *