Bobby Nasution Murka di Tapteng: Semprot Pejabat Terkait Lambannya Penanganan Pasca-Banjir
WartaLog — Ketegangan pecah di tengah rintik hujan saat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meninjau langsung proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Senin (13/4). Orang nomor satu di Sumut ini tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya melihat lambannya progres pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Dalam sebuah cuplikan video yang diunggah melalui kanal resmi pemerintah provinsi, Bobby tampak terlibat konfrontasi lisan yang cukup tajam dengan seorang pejabat setempat, yang diketahui merupakan Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung. Di bawah guyuran hujan deras, Bobby mempertanyakan komitmen jajaran pemerintah daerah dalam menangani sisa-sisa kerusakan akibat banjir Tapteng besar yang melanda pada November 2025 silam.
Tragedi di Rusun Polda Kepri: Bripda NS Tewas Diduga Dianiaya Senior Gara-Gara Masalah Sepele
Konfrontasi di Lokasi Proyek
Kehadiran Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, yang berdiri di antara keduanya seolah tidak meredam suasana yang memanas. Bobby terlihat sangat geram dengan alasan-alasan birokratis yang dilontarkan oleh Camat Tukka. Yan Munzir sempat berupaya membela diri dengan menyatakan bahwa pekerjaan telah berjalan, namun ia mengaku belum menerima instruksi spesifik untuk koordinasi di titik tersebut.
“Ini udah jalan, saya kan nggak dapat perintah dari sini Pak,” ujar Yan Munzir dalam potongan video tersebut, sebuah pernyataan yang justru memicu reaksi lebih keras dari sang Gubernur.
Bobby Nasution langsung membalas dengan mengingatkan bahwa yang dipertaruhkan adalah nasib masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah berjuang keras mengamankan anggaran fantastis mencapai puluhan triliun rupiah untuk pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana di seluruh Sumatera Utara.
Tren Harga TBS Sawit dan CPO di Sumatera Utara Pekan Ini: Simak Rincian Lengkap Sesuai Usia Tanam
“Dari awal masyarakat ke sini berapa orang? Warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus ini aja nggak bisa. Orang perjuangin kau lho,” tegas Bobby dengan nada bicara yang meninggi dan gestur yang menunjukkan rasa kecewa mendalam.
Tapteng Dinilai Paling Lamban dalam Pemulihan
Kekesalan Bobby bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi lapangan, Tapteng disebut-sebut sebagai daerah dengan progres pemulihan paling lambat dibandingkan wilayah lain yang terdampak bencana serupa. Bobby bahkan secara terang-terangan membandingkan kinerja pejabat di Tapteng dengan daerah tetangga seperti Tapanuli Selatan yang dinilai lebih responsif dalam menyerap bantuan dan melaksanakan pekerjaan fisik.
KPK Resmi Tahan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terkait Skandal Pemerasan dan Mafia Proyek
“Kau daerah paling lambat lho, di-mention berkali-kali. Bantuan ada tapi nggak dapat-dapat progresnya. Di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja,” sindir Bobby tajam di hadapan para pejabat yang hadir.
Sebagaimana diketahui, perjuangan Bobby untuk mendapatkan dana pemulihan pascabencana bagi Sumatera Utara membuahkan hasil dengan alokasi mencapai Rp 23 triliun. Dengan dukungan dana yang sangat besar tersebut, Bobby menuntut komitmen penuh dari setiap kepala daerah dan perangkat kecamatan agar tidak ada lagi hambatan teknis maupun administratif dalam melindungi warga dari ancaman bencana alam di masa depan.