Amukan Si Jago Merah di Kotaraja Jayapura: Satu Rumah Kos Hangus, Kerugian Tembus Rp 1,5 Miliar

Anisa Putri | WartaLog
14 Apr 2026, 14:24 WIB
Amukan Si Jago Merah di Kotaraja Jayapura: Satu Rumah Kos Hangus, Kerugian Tembus Rp 1,5 Miliar

WartaLog — Suasana pagi yang tenang di kawasan Kotaraja, Jayapura, mendadak mencekam setelah kobaran api melahap satu unit bangunan rumah kos-kosan pada Selasa (14/4/2026). Peristiwa yang terjadi di tengah aktivitas awal warga ini tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga menyisakan kerugian materi yang ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp 1,5 miliar.

Insiden memilukan ini berlokasi di Jalan Guru Kotaraja, RT 005/RW 004, Kelurahan Vim, Distrik Abepura, Jayapura. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, tanda-tanda bencana mulai terlihat sekitar pukul 05.30 WIT. Warga yang tengah memulai rutinitas pagi dikagetkan dengan kepulan asap tebal yang membubung tinggi dari arah kamar kos nomor 3. Menyadari bahaya yang mengancam, warga segera bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Read Also

Misteri Hilangnya Warga Konawe Berakhir Tragis, Jasad BO Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun

Misteri Hilangnya Warga Konawe Berakhir Tragis, Jasad BO Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun

Respons Cepat Personel Gabungan

Mendapat laporan darurat, aparat keamanan segera bergerak menuju lokasi. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Fredrickus W. A. Maclarimboen, mengonfirmasi bahwa penanganan kebakaran tersebut melibatkan kolaborasi berbagai unsur keamanan dan penyelamatan.

“Personel gabungan yang terdiri dari Sat Brimob Polda Papua, Polsek Abepura, hingga Polresta Jayapura Kota langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan area dan membantu proses pemadaman,” ungkap Kombes Fredrickus kepada awak media.

Perjuangan menjinakkan si jago merah didukung oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura serta bantuan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Polri. Setelah upaya keras selama kurang lebih 30 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.10 WIT. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Read Also

Penyamaran Terbongkar Akibat Uang Panai, Wanita Asal Lampung Nekat Lecehkan ABG di Sinjai

Penyamaran Terbongkar Akibat Uang Panai, Wanita Asal Lampung Nekat Lecehkan ABG di Sinjai

Tujuh Penghuni Selamat, Penyebab Masih Diselidiki

Meskipun bangunan mengalami kerusakan parah dengan nilai kerugian miliaran rupiah, terdapat secercah kabar baik di balik musibah ini. Sebanyak tujuh orang penghuni kos-kosan tersebut dilaporkan berhasil menyelamatkan diri tepat waktu sebelum api mengepung seluruh bangunan.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni selamat,” tambah Fredrickus. Terkait pemicu utama kebakaran, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan pasti. Investigasi mendalam akan segera dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota bekerja sama dengan Bid Labfor Polda Papua guna mengungkap asal muasal api.

Imbauan Penting bagi Masyarakat

Belajar dari insiden ini, Kombes Fredrickus memberikan peringatan keras kepada masyarakat luas untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Kelalaian kecil dalam mengelola instalasi listrik sering kali menjadi biang keladi bencana besar.

Read Also

Antisipasi Lonjakan Campak, Sulsel Targetkan 5.000 Anak Peroleh Imunisasi Zero Dose

Antisipasi Lonjakan Campak, Sulsel Targetkan 5.000 Anak Peroleh Imunisasi Zero Dose

Beberapa poin penting yang ditekankan oleh Kapolresta meliputi:

  • Memastikan instalasi listrik di rumah atau kos-kosan sesuai dengan standar keamanan nasional.
  • Hindari penggunaan stop kontak yang berlebihan atau bertumpuk karena dapat memicu arus pendek.
  • Jangan menyimpan bahan cair yang mudah terbakar di dalam ruangan tanpa pengamanan khusus.
  • Selalu mematikan peralatan elektronik dan kompor saat meninggalkan rumah atau saat tidak digunakan.
  • Menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area hunian sebagai langkah antisipasi dini.

Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat segera melapor jika melihat indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, meminimalisir risiko jatuhnya korban maupun kerugian harta benda di masa mendatang.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *