Petaka Dapur di Tanjungsari: Rumah Limasan Mbah Karmin Ludes Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor
WartaLog — Sebuah insiden memilukan melanda warga di Dusun Panggang, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Sebuah hunian tradisional bergaya limasan milik Mbah Karmin (71) rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah pada Senin (13/4/2026). Peristiwa ini menjadi pengingat pahit tentang betapa fatalnya dampak dari sebuah kelalaian kecil di area dapur.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Aktivitas Memasak
Tragedi ini bermula ketika Mbah Karmin melakukan aktivitas rutin memasak di dapur rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah merasa tugasnya selesai, pria lanjut usia tersebut langsung bergegas menuju ladang untuk bekerja. Sayangnya, dalam ketergesaannya, ia lupa memastikan apakah api kompor sudah benar-benar padam.
Kondisi rumah yang kosong membuat api dengan cepat merambat ke bagian bangunan yang mudah terbakar. Warga sekitar yang menyadari adanya kepulan asap tebal dari kediaman Mbah Karmin segera berhamburan untuk memberikan bantuan. Saat itu, pemilik rumah sudah tidak berada di tempat.
Kabar Gembira! Penyaluran Bansos Triwulan II 2026 Dipercepat, Cek Status Penerima dan Besaran Dananya di Sini
Upaya Pemadaman dan Kendala di Lapangan
Melihat kobaran api yang kian membesar, masyarakat setempat sempat bahu-membahu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, kencangnya embusan angin dan material bangunan yang didominasi kayu membuat api sulit dikendalikan. Peristiwa kebakaran rumah tersebut akhirnya dilaporkan ke Unit Pemadam Kebakaran setempat demi mencegah perambatan lebih luas.
Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko, mengungkapkan bahwa timnya segera meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan. “Petugas Damkar langsung melakukan lokalisir api setibanya di tempat kejadian. Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Handoko saat dikonfirmasi oleh tim jurnalis.
Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian materiil yang diderita korban tergolong sangat besar. Rumah limasan berukuran 8×12 meter tersebut hangus tak bersisa beserta seluruh barang berharga di dalamnya. Berdasarkan taksiran sementara, total kerugian diperkirakan mencapai angka Rp 150 juta.
Lengah di Menit Krusial, PSS Sleman Takluk dari Barito Putera Akibat Hilang Konsentrasi
Pihak berwenang kembali mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hendak meninggalkan rumah setelah beraktivitas di dapur. Kejadian yang menimpa Mbah Karmin ini menjadi pelajaran berharga bagi warga Gunungkidul lainnya agar selalu memeriksa ulang kondisi kompor maupun instalasi listrik sebelum bepergian ke luar rumah.