Dusan Lagator: Sang Tembok Montenegro yang Menjelma Jadi Mesin Gol Penyelamat PSM Makassar
WartaLog — Kehadiran Dusan Lagator di lini pertahanan PSM Makassar kini menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola tanah air. Pemain asal Montenegro tersebut tidak hanya membuktikan dirinya sebagai “tembok kokoh” yang sulit ditembus, tetapi juga menunjukkan insting tajam di depan gawang lawan pada saat-saat krusial.
Dalam laga sengit melawan PSIM Yogyakarta yang berlangsung Jumat lalu, nama Lagator awalnya mungkin tidak terlalu santer dibicarakan. Namun, pemain berusia 32 tahun ini sukses mencuri panggung melalui gol dramatisnya pada menit ke-90+9. Gol telat tersebut tidak hanya memastikan kemenangan bagi PSM Makassar, tetapi juga menjadi titik balik emosional bagi skuad Juku Eja.
Mengakhiri Paceklik Kemenangan
Kemenangan tipis ini memiliki makna yang sangat mendalam. Pasalnya, sebelum laga ini, pasukan Ramang harus melewati masa-masa sulit dengan enam pertandingan beruntun tanpa mencicipi poin penuh. Berkat kontribusi maksimalnya, Lagator pun dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam pertandingan tersebut.
Tragedi Cemburu di Belawa Wajo: Pria Tewas Ditikam Berulang Kali, Aksi Pelaku Terekam Kamera
Meski tampil sebagai pahlawan, Lagator tetap rendah hati dan lebih memilih untuk memuji kolektivitas tim. Ia mengakui bahwa pertandingan di markas PSIM bukanlah perkara mudah, mengingat lawan memberikan tekanan yang cukup hebat sejak menit awal.
“Tentu saja ini adalah pertandingan yang sangat berat. Kita bisa melihat bagaimana skor sempat tertinggal 1-0, lalu kami berjuang menyamakan kedudukan dan akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1. Ini adalah kemenangan yang sangat vital bagi perjalanan kami di kompetisi Sepak Bola kasta tertinggi ini,” ujar Lagator dalam keterangan resminya.
Semangat Juang Pasukan Ramang
Lebih lanjut, Lagator menyoroti mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya. Baginya, strategi menyerang dari berbagai sisi yang diterapkan pelatih berhasil dijalankan dengan baik berkat semangat juang yang tinggi.
Dominasi Riset Nasional: Unhas Berhasil Sapu Bersih Seluruh Skema Hibah BIMA 2026
Namun, euforia kemenangan ini tidak boleh membuat mereka terlena. Sang bek tangguh ini langsung mengingatkan rekan-rekannya untuk kembali fokus pada tantangan berikutnya yang sudah di depan mata. Liga Indonesia musim ini memang dikenal sangat kompetitif, sehingga setiap poin di laga kandang menjadi harga mati.
“Kami tidak boleh larut dalam kegembiraan. Fokus penuh harus segera dialihkan ke pertandingan kandang selanjutnya. Kami wajib bekerja keras demi mempertahankan tren positif ini,” tegasnya.
Jadwal Padat di Depan Mata
Ujian konsistensi bagi PSM Makassar akan segera tersaji di hadapan pendukung sendiri. Sesuai jadwal, mereka akan melakoni dua partai kandang beruntun yang krusial:
- Menghadapi Borneo FC Samarinda pada 18 April 2026.
- Menjamu Persik Kediri pada 23 April 2026.
Dengan performa menanjak dari Dusan Lagator dan kembalinya kepercayaan diri tim, para suporter tentu berharap PSM mampu menyapu bersih poin di dua laga tersebut untuk terus merangkak naik ke papan atas klasemen.
Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di RS Kemenkes Makassar, Perusahaan Pecat Korban dan Pelaku