Polemik Anggaran EO Rp 113 Miliar, Kepala Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Terperinci

Yeni Sartika | WartaLog
12 Apr 2026, 14:23 WIB
Polemik Anggaran EO Rp 113 Miliar, Kepala Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Terperinci

WartaLog — Belakangan ini, perhatian publik tertuju pada alokasi anggaran fantastis senilai Rp 113 miliar yang dikucurkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk jasa Event Organizer (EO). Menanggapi riuh rendah tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, akhirnya memberikan klarifikasi mendalam mengenai alasan di balik keputusan strategis lembaga yang dipimpinnya tersebut.

Dadan menegaskan bahwa penggunaan jasa pihak ketiga bukanlah tanpa alasan fundamental. Sebagai lembaga yang baru saja seumur jagung, BGN tengah berada dalam fase krusial pembangunan sistem, struktur organisasi, dan infrastruktur operasional. Menurutnya, keterbatasan sumber daya internal menjadi kendala utama dalam mengelola agenda-agenda besar pemerintah secara mandiri di tahap awal ini.

Lembaga Baru dan Tantangan Operasional yang Kompleks

Dalam keterangannya, Dadan menjelaskan bahwa Badan Gizi Nasional saat ini belum memiliki tim internal yang sepenuhnya mumpuni untuk menangani kompleksitas kegiatan berskala nasional. “Kami berada di fase awal pembangunan struktur. Secara realistis, tim yang solid untuk manajemen acara berskala besar belum sepenuhnya tersedia,” ujarnya pada Minggu (12/4/2026).

Read Also

Menekan Angka Kecelakaan di Jalur Maut Silayur, Pemkot Semarang Siapkan Portal dan Rekayasa Jalan Permanen

Menekan Angka Kecelakaan di Jalur Maut Silayur, Pemkot Semarang Siapkan Portal dan Rekayasa Jalan Permanen

Langkah menggandeng EO dipandang sebagai solusi bridging atau jembatan agar program strategis nasional tetap bisa berjalan tepat waktu tanpa harus menunggu kesiapan internal seratus persen. EO dianggap memiliki keahlian khusus yang belum dimiliki BGN, mulai dari perencanaan yang matang, koordinasi vendor yang rumit, hingga mitigasi risiko operasional di lapangan.

Bukan Sekadar Acara Seremonial Belaka

Satu hal yang ditekan Dadan adalah anggapan miring bahwa anggaran tersebut hanya dihabiskan untuk urusan seremonial. Ia membantah hal itu dengan menjelaskan bahwa cakupan kerja pihak ketiga ini meliputi agenda yang jauh lebih subtansial, seperti penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para penjamah makanan guna menjamin keamanan pangan nasional di tangan SDM terlatih.

Read Also

Komitmen di Atas Kursi Pelatih: Profil Andri Ramawi yang Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Komitmen di Atas Kursi Pelatih: Profil Andri Ramawi yang Resmi Tinggalkan PSIS Semarang

Strategi komunikasi publik terkait isu gizi nasional juga menjadi prioritas utama. “Pesan pemerintah harus dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas. Di sinilah peran profesional EO untuk memastikan tujuan program tercapai secara optimal,” tambah Dadan. Penggunaan tenaga ahli ini diklaim lebih rasional secara efisiensi waktu dan biaya dibandingkan memaksakan pembentukan tim internal instan yang membutuhkan biaya rekrutmen serta pelatihan yang tidak sedikit.

Transparansi dan Kemudahan Proses Audit

Selain aspek teknis penyelenggaraan, Dadan menyoroti keuntungan dari sisi tata kelola administrasi keuangan. Dengan melibatkan pihak ketiga yang profesional, seluruh proses pengadaan barang dan jasa, pembayaran vendor, hingga pelaporan kegiatan tercatat secara sistematis dan terpusat. Hal ini diklaim justru akan mempermudah proses audit keuangan dan pengawasan akuntabilitas.

Read Also

Waspada Cuaca Ekstrem: Solo dan Karanganyar Berpotensi Diguyur Hujan Malam Ini

Waspada Cuaca Ekstrem: Solo dan Karanganyar Berpotensi Diguyur Hujan Malam Ini

“Seluruh komponen kegiatan terdokumentasi dengan baik dalam satu sistem, sehingga akuntabilitas penggunaan anggaran negara tetap terjaga dan transparan,” tegasnya. Dadan menutup penjelasannya dengan komitmen penuh bahwa BGN akan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan selalu terbuka terhadap pengawasan dari lembaga internal maupun eksternal pemerintah.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *