Jeritan Pengguna Jalan Platina 1 Medan: Antara Aspal Hancur dan Ancaman Banjir di Simpang Dobi
WartaLog — Kondisi infrastruktur di pinggiran Kota Medan kembali menjadi sorotan tajam. Aspal yang mengelupas dan lubang-lubang menganga kini menjadi pemandangan sehari-hari di Jalan Platina 1, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Jalur yang menjadi urat nadi logistik ini dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga membahayakan para pengguna jalan.
Titik Kerusakan di Jantung Jalur Logistik
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kerusakan paling signifikan terlihat di area dekat pintu perlintasan kereta api, atau yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagai Simpang Dobi. Material aspal tampak hancur berkeping-keping, diduga kuat akibat intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas setiap saat menuju Kawasan Industri Medan (KIM).
Jalan yang juga kerap disebut sebagai kawasan Paya Rumput ini sebenarnya merupakan jalur alternatif yang sangat strategis. Bagi warga, rute ini adalah jalur pintas yang menghubungkan kawasan Mabar, Martubung, hingga Marelan, sehingga keberadaannya sangat vital untuk memangkas waktu perjalanan.
Drama Temuan Bayi di Madina Terbongkar, Ternyata Skenario Sepasang Kekasih untuk Tutupi Kelahiran
Kekhawatiran Warga: ‘Jebakan Maut’ di Kala Hujan
Bagi warga sekitar, melintasi jalan ini bukan sekadar urusan kenyamanan, melainkan soal keselamatan. Reza, salah seorang warga yang rutin melewati jalur tersebut, mengungkapkan rasa was-was yang ia alami, terutama ketika cuaca buruk melanda. Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang berarti.
“Kalau sudah hujan, situasinya jadi sangat berbahaya. Lubang-lubang besar itu tertutup genangan air, jadi tidak terlihat. Kalau kita tidak ekstra hati-hati, bisa langsung terjerembab,” tutur Reza kepada tim WartaLog.
Ia juga menambahkan bahwa warga sangat berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini. “Harapannya bisa secepatnya diperbaiki karena kondisinya sudah sangat rawan. Jangan sampai menunggu ada korban jatuh, baru pemerintah bergerak,” tegasnya lagi.
Medan Rabu Walk-In Interview: Ribuan Pelamar Bersaing, Pemkot Targetkan Serap 1.000 Tenaga Kerja
Respons Pemerintah Kota Medan
Menanggapi keluhan yang semakin mencuat, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) akhirnya angkat bicara. Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Ferry Ichsan, menyatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui kondisi memprihatinkan di Jalan Platina 1 tersebut.
Ferry memastikan bahwa lokasi tersebut telah masuk ke dalam daftar rencana perbaikan jalan di bawah program kerja dinasnya. Meski demikian, ia belum memberikan rincian pasti mengenai kapan alat berat akan dikerahkan ke lokasi untuk mulai melakukan perbaikan permanen.
“Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut dan segera melakukan perbaikan pada titik-titik jalan yang rusak,” ujar Ferry singkat saat dikonfirmasi terkait langkah taktis dinas terkait.
Tragedi Penganiayaan Bripda NS: Kapolda Kepri Minta Maaf dan Janjikan Sanksi PTDH bagi Pelaku
Kini, masyarakat di Medan Deli hanya bisa menanti realisasi dari janji tersebut. Di tengah upaya modernisasi kota, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan raya tetap menjadi harapan utama warga demi menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi sehari-hari.