Update Harga Pangan Binjai: Cabai Melandai, Tomat dan Sayuran Mulai “Pedas” di Kantong

Fajar Ramadhan | WartaLog
13 Apr 2026, 12:50 WIB
Update Harga Pangan Binjai: Cabai Melandai, Tomat dan Sayuran Mulai "Pedas" di Kantong

WartaLog — Dinamika harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Binjai menunjukkan tren yang bervariasi pada awal pekan ini. Meski harga cabai terpantau cukup bersahabat bagi kantong masyarakat, kenaikan justru terjadi pada komoditas tomat dan beberapa jenis sayuran hijau akibat minimnya pasokan dari tingkat produsen.

Cabai Masih Stabil di Pasar Tavip

Menelusuri lorong-lorong Pasar Tavip Binjai, suasana jual beli tampak normal. Butet, salah seorang pedagang setempat, mengungkapkan bahwa saat ini harga cabai merah belum menunjukkan lonjakan yang berarti. Menurut pantauan tim lapangan, fluktuasi harga sangat bergantung pada kualitas barang yang masuk ke pasar tradisional tersebut.

“Untuk cabai merah dengan kualitas premium, harganya berada di kisaran Rp 18 ribu per kilogram. Namun, bagi konsumen yang mencari harga lebih miring, tersedia juga pilihan dengan kualitas standar di angka Rp 16 ribu,” ujar Butet saat diwawancarai pada Senin (13/4/2026).

Read Also

Tapanuli Tengah Diguncang Gempa M 3,6 Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami

Tapanuli Tengah Diguncang Gempa M 3,6 Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami

Kejutan justru datang dari komoditas cabai rawit yang mengalami penurunan harga cukup signifikan. Jika biasanya sering meroket, kini cabai rawit hanya dibanderol antara Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram, memberikan sedikit napas lega bagi para ibu rumah tangga di tengah fluktuasi komoditas pangan lainnya.

Kelangkaan Stok Picu Kenaikan Harga Tomat

Kondisi kontras terlihat pada komoditas tomat. Minimnya pasokan di tingkat distributor membuat harga tomat merangkak naik secara perlahan namun pasti. Butet menambahkan bahwa keterbatasan stok ini juga memengaruhi kualitas fisik tomat yang tersedia di pasaran saat ini.

“Tomat sekarang lagi sulit barangnya, makanya naik jadi Rp 10 ribu per kilogram. Padahal dengan harga segitu, secara visual kualitasnya tidak sebaik pasokan biasanya,” keluhnya di tengah tumpukan dagangannya.

Read Also

Penarikan Paksa Mobil Personel TNI AL di Medan Berujung Kericuhan, Dua Debt Collector Babak Belur Dihajar Massa

Penarikan Paksa Mobil Personel TNI AL di Medan Berujung Kericuhan, Dua Debt Collector Babak Belur Dihajar Massa

Tren Kenaikan Sayur di Pasar Kebun Lada

Bergeser ke sisi lain kota, tepatnya di Pasar Kebun Lada, tren kestabilan harga cabai juga diamini oleh Desy, seorang pedagang sayur kawakan. Di lapaknya, variasi harga cabai tampak lebih terdiversifikasi namun tetap dalam koridor wajar. Ia mencatat cabai merah dijual seharga Rp 24 ribu, cabai rawit Rp 28 ribu, dan cabai hijau di angka Rp 26 ribu per kilogram.

Meski demikian, Desy menyoroti lonjakan harga yang cukup terasa pada sektor sayur-mayur. Selain tomat yang kini sudah menyentuh angka Rp 14 ribu per kilogram di wilayah tersebut, komoditas seperti kentang dan timun juga ikut terseret naik mengikuti arus keterbatasan stok.

Read Also

Kabar Buruk dari London: Cristian Romero Cedera Serius, Ambisi Tottenham dan Argentina Terancam

Kabar Buruk dari London: Cristian Romero Cedera Serius, Ambisi Tottenham dan Argentina Terancam

“Sayur-sayuran memang sedang tren naik semua. Tomat yang tadinya stabil di kisaran Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu, sekarang sudah menembus Rp 14 ribu. Begitu juga dengan kentang dan timun, harganya terus bergejolak,” pungkas Desy menutup pembicaraan mengenai kondisi terkini di Kota Binjai.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *