Fokus Memimpin Daerah, Bupati Humbahas Oloan Nababan Mundur dari Ketua PDIP: Segini Total Kekayaannya
WartaLog — Dinamika politik di Sumatera Utara kembali menjadi sorotan setelah Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Oloan Paniaran Nababan, memutuskan untuk menanggalkan jabatannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Humbahas. Langkah taktis ini diambil Oloan dengan alasan ingin mencurahkan seluruh perhatiannya pada tugas-tugas pemerintahan di kabupaten tersebut.
Alasan di Balik Pengunduran Diri
Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Rapidin Simbolon. Menurut Rapidin, keputusan Oloan untuk mundur didasari oleh komitmennya dalam melayani masyarakat sebagai kepala daerah secara maksimal. “Beliau memilih mundur karena ingin fokus sepenuhnya pada kerja-kerja di pemerintahan sebagai Bupati Humbahas,” ujar Rapidin saat memberikan keterangan resminya.
Peluang Emas Karier di Bank Sentral: Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Resmi Dibuka
Meski tidak lagi memegang tongkat komando di tingkat cabang, Rapidin menegaskan bahwa Oloan Paniaran Nababan tetap menjadi bagian dari keluarga besar partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Status keanggotaannya masih sebagai kader, dan pihak internal partai berencana untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut mengenai posisi strukturalnya di masa depan.
Bedah Kekayaan: Total Mencapai Rp 94,6 Miliar
Di tengah kabar pengunduran dirinya, profil dan sisi finansial sang bupati pun tak luput dari perhatian publik. Berdasarkan penelusuran melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Oloan tercatat memiliki kekayaan yang cukup fantastis.
Untuk periodik tahun 2025, total harta kekayaan Oloan Paniaran Nababan menyentuh angka Rp 94.671.501.825. Sebagian besar aset tersebut didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di lokasi strategis.
Mengenal Leica Al Humaira Lubis, Srikandi Karate Sumut Peraih Emas SEA Games yang Mendunia
- Tanah dan Bangunan: Memiliki 19 bidang tanah yang berlokasi di Jakarta Timur dan Bogor dengan nilai total mencapai Rp 93,6 miliar.
- Alat Transportasi: Koleksi kendaraan yang terdiri dari tiga unit sepeda motor dan tiga unit mobil dengan estimasi nilai Rp 763,5 juta.
- Kas dan Setara Kas: Tercatat memiliki aset likuid berupa kas sebesar Rp 287 juta.
Angka dalam LHKPN ini mencerminkan latar belakangnya sebagai pejabat publik yang memiliki portofolio aset properti yang signifikan di luar wilayah Sumatera Utara.
Rekam Jejak di Humbang Hasundutan
Oloan Paniaran Nababan bukanlah sosok baru dalam peta politik lokal. Perjalanannya menuju kursi nomor satu di Humbahas dilalui dengan matang. Sebelum memenangkan Pilkada tahun 2024, ia telah lebih dulu mengabdi sebagai Wakil Bupati Humbahas. Pengalamannya di birokrasi inilah yang kini ingin ia pertajam dengan melepaskan beban tugas kepartaian.
Tragedi di Rusun Polda Kepri: Bripda NS Tewas Diduga Dianiaya Senior Gara-Gara Masalah Sepele
Hingga saat ini, DPD PDIP Sumut belum menunjuk siapa sosok yang akan menggantikan posisi Oloan sebagai Ketua DPC PDIP Humbang Hasundutan. Partai masih memproses pengunduran diri tersebut dan mempertimbangkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas mesin partai di daerah tersebut.