Solusi Permanen untuk Akses Vital: Kadis PU Sukabumi Pastikan Betonisasi Jalan RSUD Palabuhanratu Tuntas Juni
WartaLog — Langkah nyata dalam membenahi infrastruktur strategis terus dikebut oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Fokus utama saat ini tertuju pada ruas Jalan Ahmad Yani, tepat di depan RSUD Palabuhanratu, yang tengah menjalani transformasi besar dari jalan aspal menjadi konstruksi beton (rigid). Upaya ini dilakukan guna mengakhiri siklus kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pengerjaan pada Rabu (15/4/2026). Mengenakan rompi dinas lengkap dengan sepatu bot kuning, Uus menyisir area proyek guna memastikan standar kualitas beton yang tengah dihamparkan tidak meleset dari dokumen kontrak.
Mengakhiri Status “Langganan Proyek”
Kawasan di depan rumah sakit ini sebelumnya memiliki reputasi kurang menyenangkan di mata warga karena sering rusak meski berulang kali diperbaiki. Kondisi drainase yang buruk dan genangan air yang tinggi menjadi penyebab utama aspal cepat mengelupas. Oleh karena itu, pemilihan teknologi betonisasi dianggap sebagai solusi paling rasional.
Drama Pelarian di Dasar Sumur: Bos Tahu Bulat Ciamis Pilih Maafkan Karyawan yang Gelapkan Motor
“Saya turun langsung untuk melakukan monitoring rekonstruksi jalan Ahmad Yani ini. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat kuantitas,” tegas Uus di sela-sela peninjauannya. Ia menambahkan bahwa peralihan ke konstruksi beton adalah strategi untuk memutus rantai kerusakan yang kerap terjadi di titik tersebut.
Target Rampung Lebih Awal
Meskipun dalam kontrak kerja target penyelesaian jatuh pada 30 Juni, Uus optimistis pengerjaan bisa rampung lebih cepat. Hingga saat ini, progres pembangunan sudah menyentuh angka 51 persen, sebuah pencapaian yang melampaui ekspektasi awal.
“Melihat ritme kerja saat ini, hitungan kami awal Juni insyaallah sudah bisa tuntas sepenuhnya. Kami berupaya maksimal agar akses ini segera bisa dinikmati masyarakat secara optimal,” tuturnya optimis. Keberhasilan proyek ini nantinya akan sangat berdampak pada kelancaran layanan pelayanan publik, terutama bagi mobilitas ambulans dan pasien menuju rumah sakit.
Kedok Agen Wisata Terbongkar: Misteri ‘Fengda Wealth Management’ dan Markas Siber WNA di Sukabumi
Pembenahan Drainase Terintegrasi
Selain fokus pada perkerasan jalan, DPU Sukabumi juga memprioritaskan pembenahan saluran air. Tanpa drainase yang mumpuni, jalan sekuat apa pun akan tetap terancam. Saat ini, tim di lapangan tengah memasang grill atau besi penutup drainase, khususnya di area pintu masuk RSUD Palabuhanratu.
“Pemasangan grill ini sangat krusial agar air bah dari area rumah sakit tersalurkan dengan benar ke drainase dan tidak lagi menggenang di badan jalan. Masalah kualitas sudah kami uji di laboratorium dan memenuhi syarat teknis yang ketat,” jelas Uus. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penuh atas keberhasilan pembangunan infrastruktur ini ada di tangannya.
Himbauan untuk Masyarakat
Selama proses pengecoran dan pengerasan beton (curing), akses utama masuk ke RSUD Palabuhanratu terpaksa dilakukan rekayasa lalu lintas. Uus memohon maaf atas ketidaknyamanan sementara yang dirasakan oleh pengunjung maupun warga sekitar.
Komitmen Universitas Indonesia Bongkar Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum
“Beton yang baru dipasang tidak boleh diinjak atau dilintasi kendaraan selama masa pengerasan. Kami mohon kesabaran masyarakat karena gangguan pelayanan ini bersifat sementara demi kenyamanan akses jangka panjang yang jauh lebih baik,” pungkasnya. Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan wajah ibu kota Sukabumi semakin tertata dan mampu mendongkrak roda perekonomian daerah.