Kejar Target PAD Rp 511 Miliar, Pansus DPRD Karangasem Desak BPKAD Optimalkan Sektor Pajak Baru

Rizky Fauzi | WartaLog
14 Apr 2026, 23:49 WIB
Kejar Target PAD Rp 511 Miliar, Pansus DPRD Karangasem Desak BPKAD Optimalkan Sektor Pajak Baru

WartaLog — Langkah strategis tengah digencarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karangasem untuk memastikan roda pembangunan tetap berputar kencang. Melalui Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan, lembaga legislatif ini mendorong Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk lebih agresif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mencapai target ambisius di tahun 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di kantor BPKAD Karangasem, Ketua Pansus I Nengah Sumardi menegaskan bahwa peran dewan kini melampaui fungsi pengawasan semata. Menurutnya, legislatif memikul tanggung jawab moral untuk memastikan target PAD sebesar Rp 511 miliar bukan sekadar angka di atas kertas.

Menggali Potensi di Luar Sektor Konvensional

Selama ini, Kabupaten Karangasem sangat bergantung pada pajak mineral bukan logam dan bebatuan (MBLB) serta Pajak Barang Jasa Tertentu (BJT). Namun, Sumardi melihat masih banyak "harta karun" pendapatan yang belum terjamah secara optimal. Ia mendesak BPKAD untuk melakukan inovasi dalam menjaring sumber-sumber pajak baru yang selama ini luput dari radar pemerintah daerah.

Read Also

Skandal Lahan Pecatu Bagik Polak: Mantan Pejabat BPN dan Kades Dituntut Penjara

Skandal Lahan Pecatu Bagik Polak: Mantan Pejabat BPN dan Kades Dituntut Penjara

"Kami tidak ingin hanya menjadi pengamat. Kami ikut terlibat dan bertanggung jawab dalam memastikan setiap potensi pendapatan bisa dioptimalkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat Karangasem," ujar Sumardi dengan nada optimis saat meninjau langsung kinerja jajaran BPKAD.

Realisasi dan Penambahan Wajib Pajak Baru

Menanggapi dorongan tersebut, Kepala BPKAD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, memaparkan potret terkini kondisi keuangan daerah. Hingga pertengahan April 2026, realisasi PAD tercatat berada di angka Rp 133,7 miliar, atau sekitar 26,1 persen dari target tahunan. Meski masih menyisakan perjalanan panjang, Siki Ngurah meyakini langkah-langkah intensifikasi pajak mulai menunjukkan hasil positif.

Salah satu strategi kunci yang tengah dijalankan adalah perluasan basis wajib pajak. Berdasarkan data terbaru, terdapat penambahan 649 wajib pajak baru di wilayah Bumi Lahar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 266 di antaranya berasal dari sektor pajak hotel, yang diharapkan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pendapatan di masa mendatang.

Read Also

Misteri Cahaya di Langit Bali Terpecahkan: BRIN Konfirmasi Melintasnya Roket Smart Dragon-3 China

Misteri Cahaya di Langit Bali Terpecahkan: BRIN Konfirmasi Melintasnya Roket Smart Dragon-3 China

Siki Ngurah berkomitmen untuk terus menyisir potensi lainnya, sembari memperkuat sistem penagihan agar kebocoran pajak dapat ditekan sekecil mungkin. Dengan pengawasan ketat dari DPRD Karangasem, pemerintah daerah optimis target setengah triliun rupiah lebih tersebut dapat diraih sebelum tutup tahun anggaran.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *