Misteri Cahaya di Langit Bali Terpecahkan: BRIN Konfirmasi Melintasnya Roket Smart Dragon-3 China

Rizky Fauzi | WartaLog
12 Apr 2026, 11:54 WIB
Misteri Cahaya di Langit Bali Terpecahkan: BRIN Konfirmasi Melintasnya Roket Smart Dragon-3 China

WartaLog — Masyarakat di Pulau Dewata sempat dihebohkan oleh penampakan fenomena benda bercahaya yang melintasi langit malam pada Sabtu (11/4/2026). Video yang merekam jejak cahaya misterius tersebut beredar luas di media sosial, diambil oleh warga dari berbagai titik mulai dari Denpasar, Gianyar, hingga Badung.

Penjelasan Ilmiah dari BRIN

Menanggapi kegaduhan publik tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) segera memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang berkembang. Peneliti Senior BRIN, Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa objek tersebut bukanlah fenomena alam yang mengancam atau benda asing tak dikenal, melainkan bagian dari aktivitas peluncuran teknologi antariksa milik China.

“Objek itu adalah peluncuran roket China Smart Dragon-3 atau yang dikenal dengan nama Jielong-3. Peluncuran dilakukan pada 11 April 2026, tepat pukul 18.32 WIB,” ujar Thomas saat memberikan keterangan resminya.

Read Also

Inovasi Hijau Desa Bongkasa Pertiwi: Tukar Disiplin Pilah Sampah dengan 5 Kilogram Beras

Inovasi Hijau Desa Bongkasa Pertiwi: Tukar Disiplin Pilah Sampah dengan 5 Kilogram Beras

Misi dari Laut Guangdong

Berdasarkan data teknis, roket Jielong-3 ini tidak diluncurkan dari daratan biasa, melainkan melalui sistem peluncuran laut di kawasan Pantai Yangjiang, Guangdong, China. Thomas menjelaskan bahwa lintasan roket berbahan bakar padat ini memang dirancang melewati wilayah udara Indonesia dalam perjalanannya menuju orbit.

Sebagai roket yang mampu mencapai ketinggian hingga 500 kilometer, Jielong-3 membawa misi penting, salah satunya adalah penempatan satelit internet pada orbit sun-synchronous. Keberadaan satelit ini krusial bagi pengembangan jaringan komunikasi global di masa depan.

Mengapa Terlihat Seperti Ekor Bercahaya?

Banyak warga yang terkesima sekaligus bertanya-tanya mengenai asap putih yang mengekor di belakang cahaya tersebut. Thomas memaparkan bahwa fenomena visual itu adalah hal yang wajar dalam dunia penerbangan roket. Roket China tersebut mengeluarkan semburan gas sisa pembakaran saat melintasi lapisan atmosfer atas.

Read Also

Dorong Pemerataan Pembangunan, Sederet Jalan Desa di Tabanan Diusulkan Naik Status Jadi Jalan Kabupaten

Dorong Pemerataan Pembangunan, Sederet Jalan Desa di Tabanan Diusulkan Naik Status Jadi Jalan Kabupaten

“Asap putih di ekor roket itu merupakan hasil pembuangan gas selama perjalanan menembus atmosfer menuju ruang angkasa,” imbuhnya. Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa khawatir akan adanya ancaman keamanan terkait pemandangan spektakuler di langit Bali tersebut.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *