Aroma Tak Sedap Hantui Jalan Stasiun Medan, Warga Keluhkan Keberadaan TPS di Jantung Kota

Fajar Ramadhan | WartaLog
14 Apr 2026, 16:50 WIB
Aroma Tak Sedap Hantui Jalan Stasiun Medan, Warga Keluhkan Keberadaan TPS di Jantung Kota

WartaLog — Keluhan mengenai persoalan sanitasi dan kebersihan kembali mencuat di jantung Kota Medan. Kali ini, para pengguna jalan dan warga sekitar Jalan Stasiun Kereta Api, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, mulai gerah dengan aroma busuk yang menyengat akibat tumpukan limbah rumah tangga di bahu jalan.

Kawasan yang seharusnya menjadi etalase keindahan kota tersebut justru kerap dihiasi pemandangan sampah yang menggunung, terutama pada pagi hari. Lokasi penumpukan yang berada di jalur menuju Pasar Ikan Lama ini dinilai sangat kontras dengan upaya penataan kota yang tengah digencarkan pemerintah setempat.

Ganggu Kenyamanan dan Picu Kemacetan

Afni, salah seorang warga yang rutin melintasi kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa keberadaan masalah sampah ini bukan sekadar persoalan estetika, melainkan sudah mengganggu aktivitas publik secara luas. Menurutnya, kehadiran becak-becak pengangkut sampah yang memarkirkan kendaraannya di tepi jalan turut menjadi biang keladi kemacetan.

Read Also

Update Klasemen Liga 2 Grup 1: Adhyaksa FC Bertahan di Puncak, Sriwijaya FC Resmi Degradasi

Update Klasemen Liga 2 Grup 1: Adhyaksa FC Bertahan di Puncak, Sriwijaya FC Resmi Degradasi

“Setiap lewat sini, bau busuknya sangat tajam. Sampah-sampah itu sering ditumpuk oleh becak pengangkut tepat di pinggir jalan. Sebagai pengguna jalan, tentu kami merasa terganggu karena ini adalah jalan protokol di tengah kota yang seharusnya bersih,” ujar Afni dengan nada kecewa.

Kondisi Jalan Stasiun yang tergolong sempit semakin diperparah ketika proses bongkar muat sampah berlangsung. Aliran lalu lintas seringkali tersendat, menciptakan simpul kemacetan Medan yang melelahkan bagi para pengendara yang sedang mengejar waktu di pagi hari.

Sorotan di Kawasan Ikonik Titi Gantung

Tak hanya di badan jalan, Afni juga menyoroti kondisi di sekitar Titi Gantung, salah satu ikon sejarah di Kota Medan. Ia mengaku kerap melihat sampah berserakan di area tangga penyeberangan yang juga tercium aroma tidak sedap.

Read Also

Skandal Korupsi Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Diduga Peras Anak Buah demi THR Forkopimda dan Gaya Hidup Mewah

Skandal Korupsi Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Diduga Peras Anak Buah demi THR Forkopimda dan Gaya Hidup Mewah

“Saya juga sering melihat sampah menumpuk di sekitar Titi Gantung, bahkan baunya pesing. Harapan kami, pihak terkait bisa memberikan perhatian lebih agar kawasan bersejarah ini tetap terjaga kebersihannya,” tambahnya.

Respon Pemerintah Kecamatan Medan Barat

Menanggapi keresahan warga tersebut, Camat Medan Barat, Maswan Harahap, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa titik yang dikeluhkan warga di Jalan Stasiun tersebut memang merupakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) resmi untuk wilayah Kelurahan Kesawan.

“Lokasi tersebut memang difungsikan sebagai TPS Kelurahan Kesawan,” jelas Maswan saat memberikan konfirmasi secara terpisah.

Terkait kondisi kebersihan di area Titi Gantung yang mulai kumuh, Maswan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia berjanji akan segera menginstruksikan jajarannya untuk melakukan tindakan nyata di lapangan.

Read Also

Drama Temuan Bayi di Madina Terbongkar, Ternyata Skenario Sepasang Kekasih untuk Tutupi Kelahiran

Drama Temuan Bayi di Madina Terbongkar, Ternyata Skenario Sepasang Kekasih untuk Tutupi Kelahiran

“Untuk laporan mengenai tumpukan sampah di sekitar Titi Gantung, akan segera kami tindaklanjuti dengan melakukan pembersihan menyeluruh,” tegasnya sebagai bentuk komitmen terhadap kebersihan lingkungan di wilayahnya.

Persoalan sampah di Kota Medan memang menjadi tantangan besar bagi pemerintah kota. Meski anggaran telah dialokasikan, partisipasi aktif masyarakat dan ketepatan manajemen pengangkutan di tingkat kelurahan tetap menjadi kunci utama agar aroma tak sedap tak lagi menghantui sudut-sudut kota.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *