Pelaku Penikaman Sekuriti di CFD Makassar Masih Buron, Polisi Bantah Klaim Penangkapan
WartaLog — Kabar simpang siur mengenai nasib dua juru parkir (jukir) resmi yang terlibat aksi kekerasan di Jalan Boulevard, Makassar, akhirnya menemui titik terang. Meski sempat dikabarkan telah diamankan, pihak kepolisian menegaskan bahwa kedua pelaku penikaman terhadap seorang petugas sekuriti Ramayana saat momen Car Free Day (CFD) tersebut masih menghirup udara bebas dan kini berstatus buron.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Uji Mughni, secara tegas membantah pernyataan sepihak dari pihak PD Parkir yang menyebutkan bahwa kedua oknum jukir tersebut telah mendekam di sel tahanan. Menurutnya, aparat hingga saat ini masih bekerja keras di lapangan untuk melacak jejak keberadaan kedua pelaku yang identitasnya telah dikantongi.
Jadwal MPL ID S17 Week 4: Menanti Duel Panas ONIC vs Team Liquid ID dan Misi Bangkit Sang Raja
Pengejaran Intensif hingga ke Lubang Persembunyian
Pihak kepolisian sebenarnya telah bergerak cepat sesaat setelah insiden berdarah itu pecah pada Minggu (12/4). Namun, saat tim mendatangi kediaman pelaku, rumah tersebut sudah dalam keadaan kosong. Tak berhenti di situ, petugas bahkan sempat membawa salah satu anggota keluarga pelaku untuk menggali informasi lebih dalam terkait lokasi persembunyian maupun tempat nongkrong yang biasa mereka datangi.
“Unit Resmob Polsek Panakkukang bersama Resmob Polrestabes Makassar telah melakukan penyisiran dan penggeledahan di berbagai titik yang dicurigai sebagai tempat pelarian di wilayah Makassar. Namun, hasilnya sejauh ini masih nihil,” ujar Uji Mughni saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus kriminalitas Makassar tersebut.
Tragedi Pantai Tapularamo: Dua Nelayan Konawe Utara Tewas Disambar Petir Saat Melaut
Kendala Minimnya Informasi
Pihak kepolisian mengakui bahwa salah satu hambatan utama dalam penangkapan ini adalah minimnya informasi akurat mengenai pergerakan pelaku pasca-kejadian. Kendati demikian, komitmen untuk menyeret pelaku ke meja hijau tetap menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan publik.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan. Status kasus ini pun telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. “Kami sudah menaikkan statusnya karena alat bukti yang ada sudah memenuhi syarat minimal,” tambah Uji.
Kronologi Singkat Insiden Berdarah di CFD
Peristiwa memilukan ini bermula ketika kawasan Jalan Boulevard tengah ramai oleh warga yang menikmati CFD. Dua jukir resmi berinisial H dan I diduga tersulut emosi saat mendapatkan teguran dari korban yang merupakan petugas keamanan. Tak terima dengan teguran tersebut, serangan mendadak dilakukan, di mana salah satu pelaku disinyalir menggunakan senjata tajam jenis badik untuk melukai korban.
Panduan Lengkap Cetak Kartu UTBK 2026: Ukuran Kertas dan Cara Print Agar Tidak Terpotong
Sebelumnya, Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul, sempat memberikan pernyataan bahwa kedua jukir resmi tersebut sudah ditahan di Polsek Panakkukang. Namun, pernyataan ini kini terpatahkan oleh fakta di lapangan bahwa pencarian terhadap pelaku masih berlangsung secara masif.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna mempercepat proses hukum atas kasus penikaman ini.