Ketegangan di Tapteng: Bobby Nasution Tegur Keras Camat Tukka Terkait Lambatnya Proyek Tanggul

Fajar Ramadhan | WartaLog
14 Apr 2026, 15:52 WIB
Ketegangan di Tapteng: Bobby Nasution Tegur Keras Camat Tukka Terkait Lambatnya Proyek Tanggul

WartaLog — Sebuah insiden ketegangan mewarnai kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Di tengah guyuran hujan deras, orang nomor satu di Sumut tersebut tidak dapat menyembunyikan kekesalannya terhadap jajaran pemerintah setempat, khususnya Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung. Amarah Bobby dipicu oleh lambannya progres pembebasan lahan yang menjadi penghambat utama pembangunan tanggul sungai dan sabo dam di wilayah tersebut.

Birokrasi Lambat, Proyek Infrastruktur Terhambat

Ketegangan ini bermula saat Bobby meninjau lokasi proyek yang direncanakan untuk mengantisipasi banjir susulan setelah bencana besar pada November 2025 silam. Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut, Gibson Panjaitan, mengonfirmasi bahwa kemarahan Gubernur berakar pada persoalan pembebasan lahan yang tak kunjung usai, padahal kontrak pengerjaan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sudah ditandatangani sejak lama.

Read Also

Jejak 20 Tahun ‘Ki Bedil’: Perakit Senjata Api Ilegal Jawa Barat Akhirnya Dibekuk Polisi

Jejak 20 Tahun ‘Ki Bedil’: Perakit Senjata Api Ilegal Jawa Barat Akhirnya Dibekuk Polisi

“Pak Gubernur sangat menyayangkan proyek yang seharusnya sudah berjalan ini justru mandek karena alasan administratif dan kurangnya sosialisasi kepada warga. Padahal, anggaran dan kesiapan teknis sudah tersedia,” ujar Gibson dalam keterangannya kepada media pada Selasa (14/4/2026).

Sosialisasi yang Minim Menjadi Sorotan

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebenarnya telah menyiapkan skema bantuan bagi warga yang terdampak pembangunan, termasuk penyediaan Hunian Tetap (Huntap). Namun, lemahnya komunikasi dari pihak kecamatan membuat warga merasa tidak mendapatkan informasi yang utuh, sehingga muncul penolakan di lapangan. Bobby menekankan bahwa peran pemerintah daerah sangat krusial dalam memberikan pemahaman mengenai manfaat jangka panjang pembangunan infrastruktur ini bagi keselamatan warga sendiri.

Read Also

Harga Emas Antam di Medan Terkoreksi Tajam Rp 42 Ribu, Simak Rincian Terbarunya

Harga Emas Antam di Medan Terkoreksi Tajam Rp 42 Ribu, Simak Rincian Terbarunya

Dalam potongan video yang beredar, suasana tampak memanas saat Yan Munzir mencoba memberikan pembelaan. “Ini sudah jalan, saya kan tidak dapat perintah dari sini, Pak,” ucap sang Camat, yang justru semakin menyulut emosi Bobby.

Peringatan Keras untuk Pejabat Daerah

Bobby Nasution menegaskan bahwa dirinya telah berjuang di tingkat pusat untuk mengamankan anggaran hingga puluhan triliun rupiah demi penanganan pascabencana di seluruh Sumatera Utara. Ia merasa kecewa karena upaya besar tersebut tidak dibarengi dengan kinerja sigap di tingkat akar rumput. Tapteng bahkan disebut sebagai daerah dengan proses pemulihan paling lambat dibandingkan wilayah lain seperti Tapanuli Selatan.

“Masyarakat nanti yang akan berteriak kalau sungai ini meluap lagi. Kami sudah perjuangkan anggaran besar, mengurus ini saja tidak bisa. Jangan sok merasa paling kerja kalau di lapangan kenyataannya paling lambat,” tegas Bobby dengan nada tinggi sembari menunjuk ke arah lokasi proyek.

Read Also

Menggali Kedalaman Emosi dalam Film ‘Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?’: Adaptasi Novel yang Dinanti

Menggali Kedalaman Emosi dalam Film ‘Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?’: Adaptasi Novel yang Dinanti

Kunjungan ini diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh jajaran pemerintah di Tapanuli Tengah untuk segera menyelesaikan hambatan sosialisasi masyarakat agar proyek penahan banjir tersebut bisa segera dirasakan manfaatnya sebelum musim penghujan berikutnya tiba.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *