Tragedi Jalur Jogja-Solo: Mahasiswa Asal Manisrenggo Tewas Usai Terlibat Kecelakaan dengan Truk Gandeng
WartaLog — Kesunyian Sabtu malam di ruas jalan utama Jogja-Solo, tepatnya di kawasan Kaliwingko, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Klaten, mendadak pecah oleh dentuman keras kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa. Seorang pengendara motor muda berinisial MIA (19), yang merupakan warga Desa Sukorini, Kecamatan Manisrenggo, harus mengembuskan napas terakhirnya setelah terlibat tabrakan maut dengan sebuah truk gandeng pada Sabtu (11/4) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Kedua kendaraan yang terlibat diketahui tengah melaju searah, yakni dari arah Klaten menuju ke Solo. Namun nahas, sesampainya di titik kejadian yang terletak tidak jauh setelah SPBU Kaliwingko, benturan keras tak terhindarkan hingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka serius.
Skandal Parkir ‘Ngepruk’ Rp 40 Ribu di Kota Lama Semarang Viral, Dishub Tegaskan Lokasi Ilegal
Kronologi Kejadian di Jalur Penghubung Klaten-Solo
Seorang relawan dari Komunitas Relawan Independen (KRI), Wito, menuturkan bahwa dirinya menerima laporan dari warga sesaat setelah kejadian. Tanpa membuang waktu, tim relawan langsung meluncur ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama menggunakan ambulans.
“Kami segera merapat ke TKP untuk melakukan proses evakuasi. Korban langsung kami bawa ke RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten guna penanganan medis darurat,” ujar Wito saat memberikan keterangan kepada tim WartaLog, Minggu (12/4/2026) pagi.
Pihak kepolisian melalui Unit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Aipda Joko Nofianto, membenarkan terjadinya insiden mematikan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kronologi awal bermula saat sepeda motor dan truk gandeng tersebut berjalan beriringan dari arah yang sama. Namun, penyebab pasti mengapa benturan bisa terjadi hingga kini masih dalam proses penyelidikan lebih mendalam oleh pihak berwajib.
Kesetiaan Tanpa Batas: Kisah Endang Selamatkan 16 Kucing di Tengah Kepungan Banjir Solo Baru
Duka Mendalam Bagi Warga Manisrenggo
Pihak kepolisian melaporkan bahwa korban mengalami cedera berat di bagian kepala akibat benturan keras. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tim medis menyatakan bahwa nyawa pemuda tersebut tidak dapat tertolong lagi. Kabar duka ini pun telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa Sukorini, Siswanto, yang membenarkan bahwa MIA adalah salah satu warganya yang masih berstatus sebagai mahasiswa aktif.
Insiden kecelakaan klaten ini kembali menjadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Jogja-Solo yang padat kendaraan besar pada jam-jam rawan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan barang bukti guna mengungkap penyebab pasti di balik kecelakaan yang merenggut nyawa tersebut.
Komitmen PT GMM Blora: Meski Gagal Giling Tahun Ini, Tebu Petani Dijamin Tetap Terserap