Sektor Pajak Karangasem Tumbuh Pesat, Realisasi PAD Triwulan I 2026 Lampaui Ekspektasi
WartaLog — Langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam menggenjot sektor pendapatan mulai membuahkan hasil manis di awal tahun 2026. Meskipun industri pariwisata tengah berada dalam periode low season yang biasanya cenderung lesu, catatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bumi Lahar ini justru menunjukkan tren yang menggembirakan pada triwulan pertama.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari target tahunan sebesar Rp 511 miliar, Karangasem telah berhasil mengantongi Rp 131,5 miliar. Angka ini setara dengan 25,7 persen dari total target, sebuah pencapaian yang dinilai sangat krusial karena berhasil mengamankan lebih dari seperempat target tahunan hanya dalam kurun waktu tiga bulan pertama.
Optimisme di Tengah Periode Low Season
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap performa finansial daerah saat ini. Menurutnya, capaian ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan di Karangasem.
Ketegaran Rizki Mulyani Hadapi Kanker Payudara Stadium 3 di Usia 26 Tahun
“Mampu menembus angka 25 persen lebih dalam tiga bulan pertama, di saat kunjungan wisatawan masih relatif rendah atau low season, adalah prestasi yang cukup bagus. Secara matematis, kita sudah mengamankan seperempat jalan dari target besar tahun ini,” ujar Siki Ngurah dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
MBLB Masih Jadi Primadona Pendapatan
Jika dibedah lebih dalam, sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Bebatuan (MBLB) masih memegang peranan vital sebagai tulang punggung PAD Karangasem. Hingga saat ini, kontribusi dari sektor pertambangan rakyat ini telah menyentuh angka Rp 21,2 miliar dari target Rp 106 miliar, atau telah terealisasi sekitar 20 persen.
Namun, yang tak kalah menarik adalah geliat dari Pajak Barang Jasa Tertentu (BJT), khususnya yang bersumber dari sektor pariwisata. Sektor pajak hotel telah menyumbangkan Rp 16,5 miliar dari target Rp 73 miliar (22 persen). Sementara itu, sektor pajak restoran mencatatkan performa yang lebih impresif dengan realisasi Rp 8,8 miliar dari target Rp 35 miliar, alias telah menyentuh angka 25 persen.
Misteri Cahaya di Langit Bali Terpecahkan: BRIN Konfirmasi Melintasnya Roket Smart Dragon-3 China
Inovasi ‘Gerbang Pajak’ Sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan Karangasem dalam menjaga stabilitas pendapatan ini tidak terjadi secara kebetulan. Siki Ngurah menekankan bahwa implementasi inovasi program Gerbang Pajak menjadi faktor pembeda yang signifikan. Program ini dirancang untuk mendigitalisasi sistem pemungutan pajak guna meningkatkan akurasi data dan menutup celah kebocoran pajak di lapangan.
“Melalui Gerbang Pajak, kami bisa memantau aliran pendapatan dengan lebih presisi. Kami sangat berharap tren positif ini terus terjaga secara konsisten di triwulan-triwulan berikutnya, sehingga target tahunan bukan hanya tercapai, melainkan bisa kita lampaui,” tutupnya penuh harap.
Dengan performa awal tahun yang solid ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem optimis dapat mempercepat berbagai program pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari kemandirian fiskal daerah.
Jadwal Salat Denpasar, Badung, dan Gianyar Hari Ini 12 April 2026: Panduan Lengkap Ibadah Tepat Waktu