Intensitas Hujan Tinggi, Luapan Anak Sungai Bengawan Solo Rendam Wilayah Baki dan Grogol

Yeni Sartika | WartaLog
14 Apr 2026, 22:49 WIB
Intensitas Hujan Tinggi, Luapan Anak Sungai Bengawan Solo Rendam Wilayah Baki dan Grogol

WartaLog — Guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (14/4/2026) sore memicu meluapnya sejumlah anak sungai Bengawan Solo. Kondisi ini menyebabkan banjir di beberapa titik pemukiman dan akses jalan di Kecamatan Baki serta Kecamatan Grogol, yang membuat aktivitas warga sempat terhambat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, luapan air mulai memasuki kawasan pemukiman warga sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan deras mengguyur sejak pukul 15.00 WIB. Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, mengonfirmasi bahwa beberapa desa di wilayahnya terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi.

Daftar Wilayah dan Penyebab Banjir

Menurut keterangan Herdis, wilayah yang terdampak luapan air meliputi Desa Manang, Sanggrahan, Banaran, Cemani, Gedangan, hingga Langenharjo. Banjir ini dipicu oleh ketidakmampuan sejumlah aliran sungai kecil dalam menampung lonjakan debit air yang datang secara mendadak.

Read Also

Strategi Jitu Tembus PTN: Simulasi 50 Soal SNBT 2026 dan Kunci Jawaban Lengkap

Strategi Jitu Tembus PTN: Simulasi 50 Soal SNBT 2026 dan Kunci Jawaban Lengkap
  • Kali Mranggen
  • Kali Kembang
  • Kali Jenes
  • Saluran irigasi di kawasan RS dr. Oen Solo Baru

“Ketinggian air rata-rata berada di angka 30 sentimeter. Ini sifatnya luberan dari arah barat, sementara kondisi arus utama Sungai Bengawan Solo sendiri terpantau masih dalam status aman. Sebagian warga ada yang mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tetangga yang posisinya lebih tinggi,” ujar Herdis.

Kesaksian Warga dan Kondisi Terkini

Naharuddin, salah seorang warga Desa Sanggrahan, menuturkan bahwa air mulai naik ke pemukiman selepas waktu Isya. Ia menyebutkan bahwa kawasan Sanggrahan mendapatkan kiriman air yang cukup deras dari wilayah Gentan, sehingga drainase yang ada tidak mampu lagi menampung volume air.

Read Also

Kalender Jawa Rabu Pahing 15 April 2026: Menelusuri Watak Wasesa Segara dan Pantangan Taliwangke

Kalender Jawa Rabu Pahing 15 April 2026: Menelusuri Watak Wasesa Segara dan Pantangan Taliwangke

“Paling tinggi tadi sempat mencapai 50 sentimeter di beberapa titik, bahkan air sudah ada yang masuk ke dalam rumah warga. Karena hujan masih terus berlangsung, warga tetap waspada akan kemungkinan air naik kembali,” jelasnya kepada tim WartaLog.

Langkah Cepat BPBD Sukoharjo

Merespons situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo segera menerjunkan personel dan relawan gabungan ke lokasi kejadian. Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menyatakan bahwa timnya tengah fokus melakukan assessment di titik-titik terdampak paling parah.

“Tim Korwil kami sudah berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan memantau perkembangan situasi, terutama di kawasan Gentan (Kecamatan Baki) dan Langenharjo. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” ungkap Ariyanto.

Read Also

Komitmen Profesionalitas, Manajemen Persis Solo Pastikan Pelunasan Sewa Stadion Manahan

Komitmen Profesionalitas, Manajemen Persis Solo Pastikan Pelunasan Sewa Stadion Manahan

Hingga berita ini diturunkan, hujan dilaporkan masih mengguyur sebagian wilayah Sukoharjo. Petugas berharap air akan segera surut seiring dengan meredanya intensitas hujan dan berkurangnya kiriman air dari wilayah hulu di bagian barat.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *