Badai Cedera Hantam PSIS Semarang: Mario Londok Absen dalam Lawatan Krusial ke Markas Persipura
WartaLog — Kabar kurang sedap menerpa skuad Laskar Mahesa Jenar menjelang laga krusial di pekan ke-25 Championship 2025/2026. Penjaga gawang andalan PSIS Semarang, Mario Londok, dipastikan menepi dan tidak dapat memperkuat tim saat melakoni laga tandang yang menantang melawan Persipura Jayapura pada Sabtu mendatang.
Pilar pertahanan terakhir berusia 28 tahun tersebut terpaksa harus masuk ruang perawatan akibat cedera bahu yang dialaminya. Insiden tersebut terjadi saat PSIS Semarang bersua Persiku pada pekan sebelumnya. Benturan keras dengan penyerang Persiku, Igor Henrique, membuat Mario terjatuh dengan posisi yang tidak ideal, yang berujung pada rasa nyeri hebat di area bahunya.
Latihan Terpisah dan Masa Pemulihan
Pelatih kiper legendaris PSIS, I Komang Putra, mengonfirmasi bahwa kondisi Mario Londok saat ini belum memungkinkan untuk merumput. Dalam sesi latihan terbaru di Lapangan POJ City, Semarang, kiper asal Kotamobagu tersebut tampak hanya menjalani sesi latihan ringan secara terpisah di bawah pengawasan ketat tim fisioterapis.
Skandal Korupsi Fadia Arafiq: KPK Periksa 7 ASN Pekalongan dan Telusuri Aliran Dana PT RNB
“Mario sepertinya belum bisa bermain dalam waktu dekat. Masih ada pembengkakan yang cukup terlihat di area bahu pasca-benturan kemarin. Tim medis memperkirakan ia membutuhkan waktu istirahat sekitar satu hingga dua pekan untuk pemulihan total,” ungkap I Komang Putra usai memimpin sesi latihan pada Selasa (14/4/2026).
Opsi Pengganti di Bawah Mistar
Meski kehilangan kiper utamanya, manajemen dan tim pelatih PSIS tidak ingin larut dalam kekhawatiran. Angin segar berembus dengan kembalinya Rizky Darmawan yang telah menyelesaikan masa hukuman kartu merah. Selain itu, performa impresif kiper muda Raka Octa saat menggantikan Mario di laga sebelumnya menjadi modal berharga bagi tim.
“Kami beruntung Rizky sudah bisa kembali bermain dan kondisinya sangat bugar. Ditambah lagi, Raka Octa menunjukkan mentalitas yang luar biasa saat diturunkan sebagai pengganti kemarin. Kedalaman skuad di sektor penjaga gawang masih cukup aman,” tambah sang pelatih kiper yang berharap anak asuhnya tetap fokus menatap sisa laga musim ini.
Detik-Detik Dramatis Sopir Espass Selamatkan Diri dari Kobaran Api di Tawangsari Sukoharjo
Fokus Membendung Serangan Cepat Mutiara Hitam
Persiapan menghadapi lanjutan kompetisi sepak bola Indonesia ini terus digenjot oleh asisten pelatih Anang Dwita. Fokus utama saat ini adalah membenahi sektor pertahanan untuk mengantisipasi gaya permainan agresif dan kecepatan para pemain Persipura Jayapura.
“Kami menyadari bahwa Persipura memiliki karakter pemain yang sangat cepat di lini depan. Oleh karena itu, organisasi pertahanan sedang kami asah agar lebih solid dan tidak mudah ditembus melalui skema serangan balik cepat. Tiga pertandingan sisa ini sangat menentukan, dan kami harus meminimalisir setiap kesalahan,” pungkas Anang Dwita dengan penuh optimisme.