Rem Blong di Turunan Manyaran: Truk Pakan Kucing Terguling dan Menimpa Mobil Sayur
WartaLog — Insiden mencekam mewarnai suasana siang di Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran, Semarang Barat. Sebuah truk boks yang membawa muatan pakan kucing mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong saat melintasi jalur menurun, hingga akhirnya terguling dan menimpa sebuah mobil pikap pengangkut sayur pada Senin (12/4/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini sempat mengejutkan warga serta pengguna jalan yang melintas. Berdasarkan pantauan di lokasi, truk dengan nomor polisi AB 8542 BD tersebut tampak rebah dalam posisi miring, menindih bagian samping mobil Gran Max pengangkut sayur bernopol H 8560 QE. Beruntung, meski kerusakan kendaraan tergolong cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang nyaris berakibat fatal tersebut.
Misteri Gudang Berpagar Biru di Mijen: Jejak Pabrik Narkoba yang Tersembunyi di Pemukiman Padat Semarang
Kronologi Kejadian: Hilang Kendali di Jalur Menurun
Menurut kesaksian warga di lokasi kejadian, truk bermuatan berat itu baru saja bertolak dari Kawasan Industri Candi. Saat memasuki kontur jalan yang menurun tajam di Jalan Abdulrahman Saleh, sopir truk diduga mulai menyadari adanya masalah pada sistem pengereman. Nita (43), salah seorang saksi mata yang sedang berjualan di sekitar area tersebut, mengaku mendengar dentuman yang sangat keras.
“Saya lagi jualan, tiba-tiba terdengar suara ‘duar’ yang kencang sekali. Ternyata ada truk yang sudah terguling menimpa mobil boks di depannya,” ungkap Nita saat memberikan keterangan. Ia menambahkan bahwa jalur tersebut memang dikenal cukup rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan besar yang melaju dari arah selatan menuju utara.
Drama Isak Tangis di Ruang Sidang, Eks Sekda Klaten Jaka Sawaldi Divonis 2 Tahun Penjara
Sebelum akhirnya terguling, sopir truk dikabarkan sempat melakukan upaya darurat dengan mengarahkan kemudi ke arah pohon di pinggir jalan untuk menghentikan laju kendaraan. Namun, benturan tersebut tidak cukup kuat menahan beban truk yang akhirnya limbung ke kanan dan langsung menghempas mobil sayur yang berada tepat di sampingnya.
Nasib Pedagang Sayur: Selamat dari Maut Namun Rugi Materiil
Abdul (39), pengemudi mobil sayur yang menjadi korban dalam peristiwa ini, menceritakan detik-detik menegangkan saat nyawanya terancam. Saat itu, ia sedang menempuh perjalanan pulang menuju Demak setelah menyelesaikan rutinitas berkeliling menjajakan dagangan di kawasan Candi Pawon.
“Posisi saya sedang melaju pelan di turunan. Tiba-tiba truk di belakang saya terlihat oleng dan miring ke arah saya. Saya hanya bisa pasrah dan berusaha menyelamatkan diri. Alhamdulillah, saya selamat, tapi seluruh sayuran hancur dan tercampur tanah,” tutur Abdul dengan nada getir. Akibat kejadian ini, bak mobil miliknya mengalami kerusakan total di sisi kiri, dan ia terpaksa harus berhenti berjualan untuk sementara waktu.
Misteri Banjir Hitam Pekat di Grogol Sukoharjo Terungkap, Limbah Oli Bus Jadi Biang Keladi
Evakuasi dan Dampak Lalu Lintas
Kecelakaan ini berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas di kawasan Manyaran. Situasi semakin padat mengingat insiden terjadi bertepatan dengan jam pulang sekolah siswa SMPN 29 Semarang. Personel kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Semarang segera bersiaga di lokasi untuk mengatur sirkulasi kendaraan dan memandu proses evakuasi.
Hingga sore hari, badan truk masih menunggu proses pengangkatan menggunakan alat berat atau crane. Di sisi lain, warga sekitar terlihat bahu-membahu membantu memindahkan muatan pakan kucing yang berserakan di jalan agar tidak menghambat kendaraan lain. Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kegagalan rem pada truk tersebut.