Klarifikasi Ono Surono Pasca Penggeledahan KPK: Bantah Aliran Dana dan Ungkap Asal-Usul Uang Sitaan

Santi Rahayu | WartaLog
15 Apr 2026, 16:52 WIB
Klarifikasi Ono Surono Pasca Penggeledahan KPK: Bantah Aliran Dana dan Ungkap Asal-Usul Uang Sitaan

WartaLog — Langkah hukum yang diambil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jawa Barat baru-baru ini menyeret perhatian publik. Ketua DPD PDIP sekaligus Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik di kediamannya, baik yang berlokasi di Bandung maupun Indramayu.

Aksi penggeledahan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan dalam kasus dugaan suap ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Meski namanya dikaitkan dengan pusaran kasus tersebut, Ono memilih untuk bersikap kooperatif dan menekankan pentingnya menjunjung tinggi supremasi hukum di Indonesia.

Menghormati Proses Hukum yang Berjalan

Saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung, Ono menyampaikan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak berwenang. Sebagai pejabat publik, ia merasa memiliki kewajiban moral untuk memberikan contoh bagi warga negara lainnya dalam menaati prosedur penegakan hukum.

Read Also

Ironi di Balik Angka: Mengapa Hubungan Seksual Masih Mendominasi Penularan HIV di Kota Bandung?

Ironi di Balik Angka: Mengapa Hubungan Seksual Masih Mendominasi Penularan HIV di Kota Bandung?

“Kita selama ini menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Sidang-sidang pun saat ini sudah berjalan. Ya, kita tunggu saja bagaimana perkembangannya,” tutur Ono dengan nada tenang, Rabu (15/4/2026).

Ia kembali menegaskan komitmennya untuk tidak menghalangi langkah penyidikan. “Intinya saya sangat menghormati proses yang dilakukan KPK. Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita patuh dan melihat fakta-fakta yang akan terungkap nanti,” tambahnya.

Bantahan Terkait Aliran Dana ke Partai

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Ono adalah nihilnya aliran dana ilegal yang masuk ke kantong pribadi maupun kas partai. Ono mengajak publik untuk mencermati fakta persidangan, terutama dalam dokumen dakwaan terhadap pihak swasta yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Pak Sarjan.

Read Also

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini Rabu 15 April 2026: Panduan Ibadah dan Keutamaannya

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini Rabu 15 April 2026: Panduan Ibadah dan Keutamaannya

“Teman-teman bisa melihat langsung dakwaannya. Apakah ada nama saya di sana? Jika tidak ada, ya sudah jelas,” tegas politisi PDIP tersebut. Ia bersikeras bahwa sejak awal hingga detik ini, ia tetap konsisten menyatakan tidak pernah menerima aliran dana apa pun terkait kasus proyek di Bekasi tersebut.

Penjelasan Soal Temuan Uang Ratusan Juta

Terkait temuan uang ratusan juta rupiah yang disita KPK dari kediamannya di Bandung, Ono memberikan penjelasan yang senada dengan kuasa hukumnya. Ia mengonfirmasi bahwa dana tersebut bukanlah hasil gratifikasi atau suap, melainkan tabungan pribadi milik sang istri.

“Mengenai uang tersebut, kuasa hukum saya sudah memberikan penjelasan secara detail. Uang itu merupakan tabungan hasil arisan milik istri saya. Begitulah fakta yang sebenarnya,” pungkas Ono mengakhiri wawancara.

Read Also

6 Rekomendasi Money Changer Resmi di Bandung untuk Transaksi Valas Aman dan Nyaman

6 Rekomendasi Money Changer Resmi di Bandung untuk Transaksi Valas Aman dan Nyaman

Kasus yang menyeret nama-nama besar di lingkungan pemerintahan Jawa Barat ini diprediksi masih akan terus berkembang seiring dengan bergulirnya fakta-fakta baru di meja hijau. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan KPK dalam menuntaskan perkara suap yang merugikan keuangan daerah tersebut.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *