Transformasi Pendidikan NTB: Anggaran Revitalisasi Sekolah Melonjak Hingga Rp 1 Triliun pada 2026

Rizky Fauzi | WartaLog
14 Apr 2026, 19:20 WIB
Transformasi Pendidikan NTB: Anggaran Revitalisasi Sekolah Melonjak Hingga Rp 1 Triliun pada 2026

WartaLog — Angin segar berembus kencang bagi dunia pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tahun 2026 diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam perbaikan infrastruktur sekolah di wilayah tersebut, menyusul rencana pemerintah pusat yang akan mengucurkan dana revitalisasi hingga hampir menyentuh angka Rp 1 triliun.

Kepastian mengenai lonjakan anggaran ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat meninjau kondisi di SMK Kesuma Mataram. Langkah ambisius ini diambil untuk mengatasi persoalan sekolah rusak, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat, yang selama ini menjadi kendala dalam proses belajar mengajar.

Peningkatan Signifikan Tiga Kali Lipat

Fajar mengungkapkan bahwa alokasi dana untuk NTB pada tahun 2026 mengalami kenaikan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 NTB hanya menerima bantuan sebesar Rp 452,99 miliar, maka pada tahun depan jumlah sekolah yang akan direvitalisasi bertambah menjadi sekitar 1.600 unit sekolah.

Read Also

Skandal Lahan MXGP Samota: Nama Eks Gubernur NTB Zulkieflimansyah Muncul dalam Sidang Korupsi

Skandal Lahan MXGP Samota: Nama Eks Gubernur NTB Zulkieflimansyah Muncul dalam Sidang Korupsi

“Semalam saya berkesempatan bertemu dengan Pak Gubernur dan membahas hal ini. Beliau sangat berharap dukungan untuk NTB bisa ditingkatkan, dan tahun ini jumlahnya kami tambah hingga tiga kali lipat. Estimasi totalnya bisa mencapai Rp 1 triliun lebih,” ujar Fajar pada Selasa (14/4/2026).

Komitmen ini, lanjut Fajar, merupakan bentuk nyata perhatian pusat terhadap kemajuan pendidikan NTB. Pemerintah ingin memastikan bahwa disparitas kualitas bangunan sekolah antarprovinsi semakin mengecil.

Visi Nasional dan Fokus pada Daerah 3T

Secara nasional, pemerintah telah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp 11,4 triliun yang awalnya menyasar sekitar 11 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Namun, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, target tersebut diperluas secara masif.

Read Also

Aksi Kemanusiaan Ji Chang Wook di Kupang NTT: Bangun Sekolah PAUD Megah di Tengah Realita Gaji Guru Rp100 Ribu

Aksi Kemanusiaan Ji Chang Wook di Kupang NTT: Bangun Sekolah PAUD Megah di Tengah Realita Gaji Guru Rp100 Ribu

Presiden menginstruksikan penambahan revitalisasi untuk 60.000 sekolah lagi, sehingga total sekolah yang akan diperbaiki di seluruh Indonesia diprediksi mencapai 71.000 unit. Prioritas utama dari program ini adalah sekolah-sekolah yang berada di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

“Fokus kami sangat jelas, yaitu memperbaiki fasilitas pendidikan di daerah 3T agar standar pelayanan minimal pendidikan dapat terpenuhi secara merata,” tambah Fajar.

Menuju Digitalisasi Ruang Kelas

Selain perbaikan fisik bangunan, pemerintah juga menyuntikkan sentuhan teknologi dalam program revitalisasi ini. Setiap sekolah yang masuk dalam daftar perbaikan rencananya akan mendapatkan bantuan Papan Interaktif Digital (PID).

Tidak tanggung-tanggung, Presiden Prabowo merencanakan pemberian tiga unit papan digital untuk setiap sekolah. Tujuannya agar teknologi ini bisa dimanfaatkan oleh setidaknya tiga rombongan belajar sekaligus secara bergantian.

Read Also

Kalender Bali 15 April 2026: Panduan Ala Ayuning Dewasa Buda Paing Landep

Kalender Bali 15 April 2026: Panduan Ala Ayuning Dewasa Buda Paing Landep

“Harapannya, di masa depan, papan tulis konvensional perlahan berganti dengan papan digital di setiap ruang kelas. Ini adalah langkah besar untuk modernisasi sistem pembelajaran kita,” pungkas Fajar Riza Ul Haq.

Dengan dukungan anggaran yang fantastis dan modernisasi sarana digital, wajah pendidikan di NTB diharapkan mampu bertransformasi menjadi lebih berkualitas dan kompetitif di tingkat nasional.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *