Panduan Lengkap Kamus Bahasa Jawa-Indonesia: Menelusuri Makna dari Huruf A hingga Z
WartaLog — Bahasa Jawa bukan sekadar deretan kata yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Ia adalah sebuah entitas budaya yang menyimpan nilai-nilai etika, tata krama, serta kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Sebagai salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di Indonesia, kekayaan kosakata bahasa Jawa mencerminkan kedalaman hubungan sosial dan cara pandang masyarakatnya terhadap kehidupan.
Namun, di tengah gempuran modernisasi, tantangan pelestarian bahasa ini semakin nyata. Banyak generasi muda yang mulai merasa asing dengan kosakata tertentu, terutama saat harus membedakan tingkatan tutur seperti ngoko, krama, hingga krama inggil. Memahami makna dasar dari setiap kata menjadi langkah awal yang krusial untuk menjaga agar warisan leluhur ini tidak tergerus zaman.
Misi Mencuri Poin di Tanah Papua, PSIS Semarang Gembleng Lini Pertahanan Jelang Lawan Persipura
Mengapa Mempelajari Bahasa Jawa Itu Penting?
Selain sebagai identitas diri bagi masyarakat di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, bahasa Jawa juga memiliki nuansa rasa yang unik. Setiap kata seringkali memiliki makna yang sangat spesifik tergantung konteks penggunaannya. Melalui kamus ini, diharapkan pembaca dapat lebih mudah mendalami budaya Jawa melalui pemahaman kosakata yang tepat.
Berikut adalah kompilasi kamus Bahasa Jawa-Indonesia yang kami rangkum dari berbagai sumber referensi tepercaya, disusun secara alfabetis untuk memudahkan Anda dalam proses belajar.
Daftar Kamus Bahasa Jawa – Bahasa Indonesia (A-B)
Kosakata Berawalan Huruf A
- Aalap: mengambil
- Alap-alap: burung alap-alap
- Alas: hutan atau dasar
- Alasé: alasannya
- Alasan: alasan
- Além: jinak atau lembut
- Aleman: kemanjaan
- Aling: berpaling
- Aling-aling: pelindung atau penghalang
- Alip: lurus atau jujur
- Alit: kecil
- Alon: pelan
- Alon-alon: perlahan-lahan
- Alor: lurus memanjang
- Alu: alat penumbuk padi (alu)
- Alum: layu atau tawas
- Alus: halus atau sopan
- Alusan: bahasa yang lebih halus
- Amal: amalan
- Aman: kondisi yang aman
- Amat: sangat
- Ambal: tambal atau pengulangan
- Ambalan: lapisan atau tingkatan
- Ambar: harum
- Ambeg: watak atau tabiat
- Ambegan: napas
- Amben: tempat tidur dari kayu
- Ambet: rakus
- Ambrol: roboh atau runtuh
- Ambu: ibu (panggilan halus)
- Ambuka: membuka
- Ambung: mencium atau mengambang
- Ambyar: hancur atau berantakan
- Amis: bau amis
- Amit: pamit atau izin pergi
- Ambruk: roboh
- Ambu-ambu: tanda-tanda
- Amemangun: membangun
- Ameng: senang
- Amerta: kehidupan atau keabadian
- Amijining: mengizinkan
- Ampa: kosong
- Ampak: alas
- Ampas: sisa atau ampas
- Ampe: sampai
- Ampel: pohon ampela
- Ampuh: manjur atau sakti
- Ampuk: memeluk
- Ampyang: makanan tradisional dari gula dan kacang
- Amrih: supaya atau agar
- Ana: ada
- Anadene: adapun
- Anakan: anak atau bunga uang
- Ananging: tetapi
- Anani: memberi
- Ancal: alas kaki
- Ancang-ancang: persiapan
- Ancik: sampai
- Ancol: menonjol
- Andap: rendah
- Andhap asor: rendah hati
- Andaru: bintang jatuh (wahyu)
- Andeg: berhenti
- Andeg-andeg: ragu-ragu
- Andhap: rendah
- Andhel: percaya
- Andheng-andheng: tahi lalat atau menunggu
- Andhog: telur
- Andhut: memeluk
- Andi: memakai
- Andika: berkata (halus)
- Andil: bagian
- Andong: kereta kuda
- Andong-andong: berkeliling
- Anduk: tanduk
- Anduweni: memiliki
- Aneh: aneh
- Angadhep: menghadap
- Angadoni: melakukan
- Angadus: mandi
- Anganggo: memakai
- Angangkat: mengangkat
- Angadeg: berdiri
- Angadhep: menghadap
- Angadhem: mendinginkan
- Angadhuh: mengeluh
- Angajap: mengharap
- Angajeni: menghormati
- Angaji: mengaji
- Angalah: mengalah
- Angandika: berkata
- Angandhap: merendahkan
- Anganggo: menggunakan
- Anganiaya: menganiaya
- Angapusi: menipu
- Angarep: berharap
- Angasta: memegang
- Angatur: mengatur
- Angaturaké: menyerahkan
- Angawula: mengabdi
- Angawruhi: mengetahui
- Angayomi: melindungi
- Angayubagya: memberi selamat
- Angégur: menegur
- Angèni: memperhatikan
- Angèl: sulit
- Angèn-angèn: angan-angan
- Angger: hukum atau peraturan
- Anggit: karangan
- Angglèng: memeluk
- Anggun: elok
- Anggur: tanaman anggur atau tidak bekerja
- Angin: udara bergerak
- Angka: nomor
- Angkara: nafsu jahat (murka)
- Angkring: duduk santai
- Angkringan: warung gerobak khas Jawa
- Anglairaké: melahirkan
- Anglakoni: menjalani
- Anglilani: merelakan
- Anglipur: menghibur
- Anglumpuk: mengumpulkan
- Anglung: jenis alat musik
- Angobong: membakar
- Angombe: minum
- Angon: menggembala
- Angopèni: merawat
- Angoprak: membongkar
- Angrakit: merangkai
- Angrasani: membicarakan orang lain
- Angrem: mengeram
- Angreksa: menjaga
- Angrungu: mendengar
- Angsal: boleh atau mendapatkan
- Angsap: menyerap
- Angsal-angsalan: buah tangan atau sementara
- Angsalake: menaruh
- Angsana: jenis pohon
- Angseub: menghilang
- Angsur: berangsur
- Angudani: menuruti
- Angukuhaké: meneguhkan
- Angudhar: mengurai
- Angumbar: melepas
- Angumpulaké: mengumpulkan
- Angundang: mengundang
- Angunggahaké: menaikkan
- Angupaya: berusaha
- Angusap: mengusap
- Angus: gosong
- Angwegahaké: membuat malas
- Angwulang: mengajar
- Angyubagya: bersyukur atau bahagia
- Anyar: baru
- Anyel: kesal atau lincah
- Anyes: dingin atau sedih
- Anyir: bau amis
- Anyukupi: mencukupi
- Anyut: hanyut
- Apa: kata tanya
- Apadene: apalagi
- Apak: kasar
- Apam: jenis kue apem
- Apek: bau pengap
- Apik: bagus
- Apikan: baik hati
- Apit: jepit
- Apit-apitan: posisi diapit
- Apkir: tidak terpakai
- Aplus: bergantian
- Apra: lapang
- April: nama bulan
- Apura: maaf
- Apus: bohong atau hapus
- Apusan: penipuan
- Arah: tujuan
- Arane: namanya
- Arang: jarang
- Aras: mencium (dalam konteks tertentu)
- Argi: sebab atau harga
- Arja: makmur
- Arka: matahari
- Armada: pasukan atau armada
- Artha: uang/harta
- Arti: makna
- Arum: harum
- Asa: harapan
- Asah: mengasah
- Asah-asih-asuh: pola didik mencintai
- Asal: muasal
- Asale: asalnya
- Asap: uap
- Asat: kering
- Asep: asap
- Asih: kasih sayang
- Asih-asihan: saling mencintai
- Asin: rasa garam
- Asli: murni
- Asmara: cinta
- Asmaning: atas nama
- Asor: rendah
- Asrep: dingin/sejuk
- Asta: tangan
- Asthagina: delapan usaha
- Asu: anjing
- Asuh: menjaga
- Asung: memberi
- Ata: atau
- Atané: atapnya
- Ati: hati
- Atos: keras
- Atur: tata cara
- Aturaké: sampaikan
- Atus: seratus atau tiris
- Awak: badan
- Awal: mula
- Awan: siang hari
- Awas: waspada
- Awet: tahan lama
- Awin: menikah
- Awon: buruk/jelek
- Awrat: berat
- Ayu: cantik
- Ayem: tenang
- Ayom: teduh
- Ayomi: melindungi
Kosakata Berawalan Huruf B
- Babar: lahir atau selesai
- Babaran: persalinan
- Babar pisan: sama sekali
- Bablas: terus tanpa henti
- Babu: asisten rumah tangga
- Bacem: cara masak dengan bumbu manis
- Bacut: terlanjur
- Badhe: akan
- Badhog: makan (kasar)
- Badra: rembulan
- Badut: pelawak
- Bagas: sehat/kuat
- Bagéyan: bagian
- Bah: ekspresi heran
- Bahu: pundak
- Bahya: bahaya
- Bajang: kerdil atau kecil
- Bajigur: minuman jahe santan
- Bajra: petir/genta
- Bakat: talenta
- Bakal: calon
- Bakda: setelah
- Bakti: pengabdian
- Bala: teman atau pasukan
- Balad: kawan
- Balap: lomba lari/kendaraan
- Bal-balan: bermain bola
- Balé: balai atau dipan
- Balik: kembali
- Balungan: kerangka/tulang
- Bambang: ksatria
- Bancak: kenduri
- Banci: waria
- Bandha: harta kekayaan
- Bandhing: banding
- Bandhul: pemberat
- Bandrek: minuman jahe
- Banget: sangat
- Bangga: bangga
- Bangkit: bangun
- Bangsa: kaum
- Banjir: air bah
- Bantah: debat
- Banyu: air
- Banyu mili: rezeki yang mengalir
- Bapak: ayah
- Bar: sesudah/selesai
- Baran: mungkin
- Bareng: bersama-sama
- Barès: jujur/terus terang
- Baris: antre/berjajar
- Barong: topeng besar
- Baru: baru
- Basah: berair
- Basuki: selamat/sejahtera
- Bata: batu bata
- Batang: tebak
- Batik: seni lukis kain
- Batin: perasaan dalam
- Batur: teman bicara
- Bau: aroma
- Baya: bahaya atau buaya
- Bayar: membayar
- Bayem: bayam
- Bayi: orok
- Bebarengan: bersama-sama
- Bebendu: kutukan/hukuman
- Bebrayan: hidup bermasyarakat
- Bebungah: hadiah
- Becik: baik
- Beda: berlainan
- Bedhog: golok besar
- Bedhah: bedah atau rusak
- Bedhug: alat pemukul di masjid
- Bedhol: dicabut/pindah
- Begja: beruntung
- Bekel: bekal
- Bekti: patuh
- Bela: mendukung
- Belajar: sinau
- Beling: pecahan kaca
- Beluk: nyanyian tinggi
- Belum: urung
- Ben: biarkan
- Bener: tepat/benar
- Bengok: teriak
- Benteng: perlindungan
- Bentrok: berselisih
- Beras: gabah kupas
- Beres: tuntas
- Besuk: besok atau kunjungan
- Betah: tahan atau butuh
- Bètèng: benteng pertahanan
- Beti: selisih
- Beya: biaya
- Biang: induk
- Biasa: lumrah
- Bibit: benih
- Bibir: lathi
- Bidang: area
- Biji: nilai
- Bikang: kue tradisional
- Bisa: dapat
- Bisu: tidak bisa bicara
- Biyèn: dahulu kala
- Blaka: jujur
- Blangkon: penutup kepala tradisional
- Bledug: debu
- Blesak: buruk
- Blimbing: buah belimbing
- Blumba: kolam
Demikian bagian awal dari kamus kosakata Jawa yang dapat kami sajikan. Mengingat luasnya cakrawala bahasa ini, mempraktikkannya dalam percakapan sehari-hari adalah cara terbaik untuk benar-benar menguasainya.
Tragedi di Purbalingga: Balita Meninggal Dunia Akibat Tersedak Jeli, Polisi Beri Peringatan Keras