Detik-Detik Penyelamatan Dramatis di Gedung Bapenda DKI: Pekerja Terjebak di Lantai 15 Berhasil Dievakuasi

Akbar Silohon | WartaLog
08 Agu 2026, 03:17 WIB
Detik-Detik Penyelamatan Dramatis di Gedung Bapenda DKI: Pekerja Terjebak di Lantai 15 Berhasil Dievakuasi

WartaLog — Suasana mencekam menyelimuti jantung Jakarta Pusat ketika kobaran api melahap bagian atas Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Sabtu (8/8/2026) malam. Di tengah kepulan asap hitam yang membubung tinggi dan suhu panas yang ekstrem, sebuah operasi penyelamatan nyawa berlangsung dengan penuh ketegangan. Petugas pemadam kebakaran harus berpacu dengan waktu untuk menjangkau lantai-lantai tinggi guna memastikan tidak ada nyawa yang tertinggal di dalam struktur bangunan yang membara tersebut.

Kejadian yang mengejutkan warga di sekitar lokasi kebakaran Jakarta ini memicu respons cepat dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Fokus utama petugas bukan hanya memadamkan api, melainkan melakukan penyisiran menyeluruh di setiap sudut gedung untuk mencari kemungkinan adanya korban yang terjebak di tengah kepungan asap pekat.

Read Also

Brimob Polda Metro Jaya Sukses Panen Jagung: Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Brimob Polda Metro Jaya Sukses Panen Jagung: Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Aksi Heroik Evakuasi dari Lantai 15

Ketegangan memuncak saat tim penyelamat melaporkan adanya satu orang yang terjebak di lantai 15. Lantai tersebut berada tepat di tengah zona bahaya, mengingat api dilaporkan merambat dari lantai 11 hingga lantai 16. Dengan peralatan lengkap dan perlindungan pernapasan, petugas merangsek naik menembus visibilitas yang terbatas.

Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam menyelamatkan satu orang yang diduga merupakan pekerja gedung tersebut. Penyelamatan ini dianggap sebagai sebuah mukjizat mengingat posisi korban yang berada di lantai tinggi saat api sedang berkecamuk hebat di lantai-lantai sekitarnya.

“Alhamdulillah, kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja dari lantai 15. Tim bergerak cepat setelah mendapatkan informasi keberadaan korban di titik tersebut,” ujar Bayu Meghantara saat memberikan keterangan pers kepada tim WartaLog di lokasi kejadian pada Minggu dini hari.

Read Also

Sinyal Rekonsiliasi Nasional: Presiden Prabowo Sebut PDIP Memiliki Kesamaan Visi di Harlah PKB

Kondisi Medis Korban Pasca-Evakuasi

Setelah berhasil diturunkan dari ketinggian lantai 15, korban segera mendapatkan penanganan medis darurat dari tim ambulans yang sudah siaga di lobi gedung. Mengingat paparan asap yang tebal, pemeriksaan saturasi oksigen menjadi prioritas utama untuk memastikan fungsi pernapasan korban tetap stabil.

“Tadi saya cek sendiri, saturasinya sepertinya aman. Kami sangat berharap yang bersangkutan tidak mengalami cedera serius atau trauma inhalasi yang parah. Semoga bisa segera pulih dan sehat kembali,” tambah Bayu dengan nada lega. Korban saat ini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif dan observasi lebih lanjut oleh tim medis profesional.

Mobilisasi Kekuatan Penuh: 180 Personel Terjun ke Lapangan

Skala kebakaran gedung Bapenda DKI ini memaksa pihak pemadam kebakaran untuk mengerahkan sumber daya yang masif. Tidak kurang dari 30 unit mobil pemadam kebakaran, termasuk mobil tangga (Bronto Skylift) yang mampu menjangkau gedung bertingkat, dikerahkan ke lokasi. Total sebanyak 180 personel dikerahkan secara bergiliran untuk menjinakkan si jago merah.

Read Also

Tensi Memanas, Donald Trump Ancam Pertahankan Blokade Pelabuhan Iran Jika Kesepakatan Damai Buntu

Tensi Memanas, Donald Trump Ancam Pertahankan Blokade Pelabuhan Iran Jika Kesepakatan Damai Buntu

Strategi pemadaman dibagi menjadi beberapa tim. Sebagian personel fokus pada pemadaman eksternal untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya, sementara tim lain melakukan serangan internal (internal attack) dengan masuk ke dalam gedung. Penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap menjadi kewajiban mutlak bagi para petugas yang berhadapan langsung dengan suhu mencapai ratusan derajat Celsius di dalam ruangan.

Kronologi dan Area yang Terdampak

Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 21.30 WIB. Informasi awal menunjukkan bahwa titik api berasal dari lantai pertengahan dan dengan cepat menjalar ke lantai di atasnya karena material gedung yang mudah terbakar serta sirkulasi udara di ketinggian. Lantai 11 hingga lantai 16 menjadi area yang paling parah terdampak oleh kebakaran ini.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi oleh pihak kepolisian dan Laboratorium Forensik. Namun, fokus utama selama berjam-jam adalah memastikan api benar-benar padam. Hingga pukul 01.53 WIB, petugas baru bisa menyatakan bahwa api telah terkendali dan memasuki fase pendinginan.

Tantangan Fase Pendinginan di Gedung Tinggi

Proses pendinginan atau cooling down di gedung pencakar langit bukanlah perkara mudah. Bayu Meghantara menjelaskan bahwa proses ini memakan waktu cukup lama karena petugas harus memastikan tidak ada bara api tersembunyi (hot spots) di balik plafon atau struktur dinding yang bisa memicu kebakaran susulan.

“Prosesnya memang agak lama karena anggota kami harus bertahan di lantai 10 dan lantai-lantai terdampak lainnya untuk memastikan tidak ada perambatan kembali. Kami harus benar-benar yakin suhu struktur bangunan sudah turun sebelum menyatakan area tersebut aman,” tegas Bayu. Kehati-hatian ini sangat penting untuk menjaga keselamatan petugas yang masih bekerja di dalam area bencana.

Pentingnya Sistem Keamanan Kebakaran Gedung

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi pengelola gedung-gedung pemerintahan maupun swasta di Jakarta tentang pentingnya pemeliharaan sistem proteksi kebakaran. Keberadaan sprinkler, alarm asap, dan jalur evakuasi yang jelas terbukti menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa saat kondisi darurat seperti ini terjadi.

Gedung Bapenda DKI sendiri merupakan salah satu objek vital karena menyimpan berbagai data penting terkait pendapatan daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti seberapa besar kerugian materiil serta dampak terhadap layanan publik yang diakibatkan oleh musibah ini. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memberikan ruang bagi petugas yang masih melakukan penyisiran di lokasi.

Pihak WartaLog akan terus memantau perkembangan terkini mengenai kondisi korban dan hasil investigasi penyebab kebakaran ini. Tetap ikuti informasi terbaru mengenai berita Jakarta terkini hanya di platform kami.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *