Lautan Api di Jalan Baru Depok: 7 Kios Hangus Akibat Arus Pendek, Puluhan Warga Berhasil Diselamatkan

Akbar Silohon | WartaLog
14 Jun 2026, 23:17 WIB
Lautan Api di Jalan Baru Depok: 7 Kios Hangus Akibat Arus Pendek, Puluhan Warga Berhasil Diselamatkan

WartaLog — Minggu sore yang seharusnya tenang di kawasan Jalan Baru, Kampung Lio, Kota Depok, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi ke langit, menandakan sebuah musibah besar tengah melanda deretan bangunan yang berada tepat di belakang area perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Si jago merah mengamuk dengan cepat, melahap setidaknya tujuh bangunan semi permanen yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026 ini, menambah daftar panjang insiden kebakaran di Depok yang dipicu oleh masalah instalasi kelistrikan. Bangunan-bangunan yang sebagian besar berbahan dasar material mudah terbakar tersebut tak kuasa menahan panasnya api yang merembet dalam hitungan menit. Kondisi bangunan yang saling berdempetan di kawasan padat penduduk membuat api memiliki “jalan tol” untuk terus menjalar ke unit-unit di sampingnya.

Read Also

Teror Bandit Mengguncang Nigeria: 46 Siswa dan Guru Diculik dalam Serangan Brutal di Oyo

Teror Bandit Mengguncang Nigeria: 46 Siswa dan Guru Diculik dalam Serangan Brutal di Oyo

Kronologi Munculnya Si Jago Merah

Laporan awal diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok sekitar pukul 17.31 WIB. Saat itu, matahari baru saja mulai condong ke barat, namun sinar jingganya kalah oleh kilatan api yang mulai membesar dari salah satu kios. Berdasarkan investigasi awal di lapangan, titik api diduga kuat berasal dari sebuah unit usaha jasa cuci pakaian atau laundry.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab utama insiden ini. “Dugaan api awal berasal dari korsleting listrik dari kios laundry,” ungkap Tessy saat dikonfirmasi oleh tim redaksi. Arus pendek tersebut kemungkinan besar terjadi pada salah satu mesin cuci atau perangkat pengering yang kemudian memicu percikan api ke material kain di sekitarnya.

Read Also

Lampung Menuju Poros Ekonomi Baru: Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Sinergi Strategis

Lampung Menuju Poros Ekonomi Baru: Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Sinergi Strategis

Situasi di lapangan sempat mencekam karena lokasi kebakaran berada di area yang sejajar dengan rel kereta api. Suara sirine pemadam kebakaran yang meraung-raung membelah kemacetan sore itu, berusaha mencapai titik lokasi secepat mungkin guna mencegah api menyeberang ke pemukiman yang lebih padat atau bahkan mengganggu operasional jalur kereta api yang berada tepat di belakang lokasi kejadian.

Tujuh Kios Ludes Terbakar: Kerugian Ekonomi yang Mendalam

Data yang dihimpun oleh tim lapangan menunjukkan bahwa dampak dari kebakaran ini cukup signifikan bagi para pelaku usaha kecil di sana. Tercatat ada tujuh lapak dan kios yang terdampak secara langsung dan hampir semuanya ludes tak bersisa. Berikut adalah daftar unit usaha yang menjadi korban keganasan api:

Read Also

Misi Kemanusiaan Iduladha: Artha Graha Peduli Jangkau Wilayah Terpencil dengan Ratusan Hewan Kurban

Misi Kemanusiaan Iduladha: Artha Graha Peduli Jangkau Wilayah Terpencil dengan Ratusan Hewan Kurban
  • Satu unit kios laundry (titik awal api)
  • Lapak barang bekas atau rongsok
  • Bengkel sepeda motor
  • Bengkel cutting sticker
  • Konter pulsa dan aksesoris ponsel
  • Warung kopi (warkop)
  • Kios burung dara

Hancurnya tujuh tempat usaha ini tentu menyisakan duka mendalam bagi para pemiliknya. Kawasan Jalan Baru memang dikenal sebagai sentra usaha kecil yang sangat hidup, terutama bagi warga Kampung Lio. Banyak dari pemilik kios tersebut tidak sempat menyelamatkan barang berharga mereka karena api menjalar sangat cepat di atas bangunan yang dikategorikan sebagai struktur semi permanen tersebut.

Aksi Heroik Penyelamatan Warga

Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, ada satu kabar baik di tengah bencana ini: tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Tim penyelamat bekerja sangat keras untuk mengevakuasi warga yang terjebak di sekitar lokasi saat api mulai mengepung. Koordinasi yang cepat antara warga dan petugas pemadam memastikan keselamatan nyawa menjadi prioritas utama.

“Jumlah korban yang berhasil diselamatkan dari zona bahaya meliputi 22 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Selain itu, kurang lebih ada 100 orang masyarakat sekitar yang juga berhasil dievakuasi ke titik aman agar tidak terkena dampak asap atau rambatan api,” tambah Tessy Haryati. Evakuasi ini penting dilakukan mengingat asap dari kebakaran ruko seringkali mengandung gas beracun dari pembakaran plastik dan bahan kimia laundry.

Perjuangan 23 Personel Damkar Menjinakkan Api

Untuk memadamkan kobaran api yang kian beringas, DPKP Kota Depok mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikirimkan ke lokasi kejadian. Tidak hanya armada, sebanyak 23 personel pemadam yang terlatih juga diterjunkan untuk melakukan pemadaman dari berbagai sudut guna memutus rantai penyebaran api.

Tantangan utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah akses menuju lokasi yang sempit dan banyaknya kerumunan warga yang ingin melihat kejadian dari dekat. Namun, berkat ketangkasan petugas, api berhasil dikendalikan dan masuk dalam tahap pendinginan pada malam hari. Tepat pukul 21.00 WIB, petugas menyatakan api telah sepenuhnya padam dan lokasi sudah dalam kondisi aman.

Saat ini, pihak kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atau lidik untuk memastikan jumlah total kerugian materiil. “Kerugian masih dalam lidik, karena laporan di lapangan menunjukkan ada tempat rongsok juga yang terbakar, yang mana penghitungan nilai barangnya membutuhkan waktu lebih detil,” jelas pihak berwenang.

Pelajaran Penting Mengenai Keamanan Instalasi Listrik

Insiden di Jalan Baru ini menjadi pengingat keras bagi seluruh warga Kota Depok akan pentingnya mengecek instalasi listrik secara berkala, terutama bagi para pelaku usaha yang menggunakan perangkat elektronik berdaya tinggi seperti laundry atau bengkel. Penggunaan stop kontak yang bertumpuk dan kabel yang tidak memenuhi standar SNI seringkali menjadi pemicu utama korsleting listrik.

Pemerintah kota melalui dinas terkait diharapkan dapat terus melakukan sosialisasi mitigasi bencana kebakaran di wilayah padat penduduk. Selain itu, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap kios seharusnya menjadi kewajiban guna memadamkan api kecil sebelum berubah menjadi bencana besar yang melumpuhkan ekonomi warga.

Kini, warga Kampung Lio berharap ada uluran tangan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk membantu proses pemulihan bagi para pemilik kios yang terdampak. Bangkit dari puing-puing sisa kebakaran bukanlah hal yang mudah, namun dengan semangat gotong royong, kawasan Jalan Baru diharapkan bisa kembali berdenyut seperti sedia kala.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *